Sunbaenim ?? Part.5

NYIKSA

Title                 : Sunbaenim ?? (part.5)

Main Cast        : Choi Siwon, Im Nana

Support Cast   : Lee Minho,Lee Hyukjae,Lee Donghae,Cho Kyuhyun,Kim Jong Woon. etc

Length             : Chapter

Genre              : Life School,etc

Author             : MA407 (Farida)

Facebook         : http://www.facebook.com/FarMinHoo

Ig                     : @farida_me96

Blog                : http://SiwonNanaWorld.wordpress.com

Rating             : General

Disclaimer         : jika mungkin ada kata-kata yang tidak sesuai,saya mohon maaf,mengingat bahwa saya hanya menuangkan imajinasi saya kedalam suatu cerita yang gk jelas bentuk wujudnya -_-`. Siwon and other cast milik yang punya ye?? Maaf kalo ceritanya kurang enak,kurang asin,atau kurang pedes. Kritik dan saran saya harapkan untuk memperbaiki karya agar lebih baik. Ookee capcuss… hope you like this guys 😀

 

Annyeong Membeb~ ada yang masih inget kagak ini FF?? Apa udah lupa jangan-jangan? Waahh 😥 ngilangnya 1th sendiri ye kkkkkk… semoga masih inget deh,daripada berkoar lama-lama mending…. cusss lanjuutt !!!

 

Last part.

“Im Yoona,kapan kau mau meluangkan waktumu denganku?? Padahal aku ingin mempunyai alasan untuk tidak menghadiri acara keluarga” batin Donghae

“Donghae-ya… apakah kau sudah siap…?” teriak Ny. Lee diluar kamar Donghae

“terpaksa…” kesal Donghae

nde~ Eomma~…..”

Dalam perjalanan Donghae hanya memilih diam dan menjawab singkat jika Eomma atau Appainya menanyakan sesutu yang menurutnya tidaklah penting.. ia kalut dalam pikirannya,mungkinkah acara keluarga ini membuatnya semakin sulit untuknya bersama Yoona,atau malah sebaliknya..

###

“Yoona-ya,apakah kau sudah siap? Jika sudah,kami menunggumu dibawah…”

“sebentar lagi Eomma….”

###

“Nana-ya… Im Nana…. apakah masih lama?” teriak Ny. Im

“nanti jika sudah,aku akan turun Eomma… tenang saja,aku tidak akan kabur…”

Geure… tampil yang cantik sayang….”

“pasti Eomma…..”balas Nana

cchh… kenapa aku harus menghias wajahku dan berdandan seperti ini?. batin Nana

###

“Siwon-a… kau terlihat tampan sayang.. jika memakai setelan jas seperti itu..” puji Ny. Choi

“cchh… Abeoji,Eodi??”

“dia akan segera turun…” balas Ny. Choi dengan senyum

Kajja..” sambut Tn. Choi

###

“cha~ kita sudah sampai… kajja kita turun” ajak Ny. Lee

“Donghae-ya,kau harus bersikap sopan saat nanti didalam…”

            “Nde~…”

>*<

Tttiinngg~

Eomma.. sepertinya mereka sudah datang..” tebak Nana

“benarkah?” Ny. Im segara menuju ke arah pintu dan membukanya.

Cklek~

Ohh~ Annyeong hasimnika..”sapa kedua keluarga tersebut. Ny . Im mempersilahkan mereka untuk masuk dan memnuntun mereka menuju ruang untuk menjamu tamu.

oh? Sunbaenim??” Nana menoleh saat keluarga tersebut menuju dimana Nana menunggu,Nana membelakangi arah masuk,karna itu tamu yang masuk tidak terlihat. Nana sedikit kaget karna tamu yang datang malam ini adalah keluarga Sunbaenim-nya dan tentunya pria tampan yang berdiri diantara mereka adalah putranya. Lee Donghae

###

Hanya jawaban yang perlu dilontarkan oleh Yoona,ia lebih memilih diam dan menyantap hidangan yang disediakan dalam pertemuan malam ini. Malam ini? Apakah ada pertemuan di malam lainnya?.

Begitu pula dengan pria tampan yang menjadi tuan rumah,ia tak banyak bicara dan sesekali melontarkkan senyum hanya sekedar untuk menjawab sderet pertanyaan. Ia masih bingung dengan tujuan keluarga-nya mengadakan acara makan malam bersama keluarga Yoona. Meskipun mereka bersahabat,tetapi karna kesibukan kedua orang tua mereka,mereka tidak pernah mengadakan perjamuan makan malam atau sekedar berkumpul seperti malam ini. Bisnislah yang dapat membuat keluarga tersebut kumpul dan pada akhirnya mengenal teman dari anak mereka.

“bagaimana dengan persiapan untuk tengah semester ini Siwon-ssi” tanya Tn. Im

“oh? Akan kulakukan sebaik mungkin.” tegas Siwon

“Yoona-ya,bagaimana sikap Siwon saat memimpin? Apakah dia terlihat baik?” tanya Ny. Choi pada Yoona.

Yoona sedikit tersenyum “dia cukup baik dan terkenal karna ketampanannya. Dan juga dalam mata pelajaran,dia ada sedikit perubahan saat ini..”jawab Yoona

singkat. Siwon tersenyum atas jawaban Yoona

“Yoona-ssi,bisakah kita ketaman belakang?” tanya Siwon,semua mata tertuju pada Siwon. Siwon yang mengerti dari tatapan mereka lanjut memberikan penjelas,bahwa anak muda harus berkumpul dengan anak muda,begitu pula dengan para orangtua.

“kami permisi..” Siwon dan Yoona membungku dan menuju taman belakang.

“sepertinya mereka teman yang baik..” ucap Tn. Choi

###

“kau mengenalnya? Dimana? Apa sudah lama?” tanya Ny. Im pada Nana

“kami satu sekolah,dan Donghae Sunbae adalah seniorku Eomma...” jelas Nana

waah.. kalian bisa pulang bersama jika seperti itu?” sahut Ny. Lee

Donghae dan Nana hanya tersenyum untuk menjawabnya.

cha… kue ini adalah buatan Nana..” Ny. Im me

mberikan kue yang dibuat Nana oleh keluarga Lee

ohh.. jinjja? Kau bisa membuat kue seperti ini?”

ah.. Eomma yang mengajarkanku..” jawab Nana singkat

“kau memang gadis yang pandai memasak.” Puji Tn. Lee

“bukankah kau menyukai wanita yang pandai memasak,Donghae-ya?” lanjut Ny. Lee

“Eomma….!!”

###

“ternyata,keluarga yang diudang makan malam oleh Appa,adalah kuargamu.. cchhh..”ucap Siwon setelah mereka di taman belakang

“aku juga baru mengetahui saat menuju ke rumahmu. Aku fikir,ini tidak akan terjadi.. tapi pada akhirnya,mobil berhenti pada rumah mewah dari keluarga Choi .. kkk,apa boleh buat 😀 ”

MWO !!!!??? Jadi kau terpaksa? Setelah mengetahui bahwa mobilmu itu menuju rumahku??” pekik Siwon

“ahahahahaha.. annio~”

“eeumm.. Yoona-ssi,bagamana kau dengan Donghae?” tanya Siwon mengubah suasana

“maksudmu?” jawab Yoona tidak mengerti.

“hubunganmu dengan Donghae? Bukankah sekarang kalian mempunyai hubungan lebih dari seorang teman atau organisasi??” jelas Siwon

“annia~” jawabYoona mengelak

“gwaencha… malhaebwa”

“annio~. Hanya saja akhir-akhir ini aku lebih nyaman bersamanya.. itu saja..” jelas Yoona

“jinjja~?? Hanya itukah??” selidik Siwondengan rau meledek Yoona

“aa.. Wae??? Chungneunda!!!” kesal Yoona

“ahahhahahha…~”

###

“bagaimana dengan pertemuan keluargamu semalam?” tanya Jong Woon pada Donghae

“molla,dia heobbe kita disekolah ini…”

nugu?” tanya Jong Woon penasaran

“dia yang pernah diantar pulang oleh Siwon…”

“gadis itu? Ku dengar dia baru pindah dari London? Benarkah?” tanya Jong Woon memastikan

“mungkin saja.. ah,sudahlah.. aku tidak ingin membicarakan masalah semalam. Chh.. sebenarnya dimana Yonna? Dia bilang ingin menemuiku pagi ini disini..” kesal Donghae

“sebentar lagi kelas segera dimulai..” tutur Jong Woon menepuk pundak Donghae dan meninggalkannya pergi.

Donghae menunggu Yoona sudah hampir 10 menit,namun yang ditunggu bahkan ta menampakkan wajahnya.

“ada apa denganmu?…” gumam Donghae,meninggalkan ruangan itu dan kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

Setelah Donghae masuk kedalam kelas,ia melihat Yoona sedang berbncang-bincang dengan Tiffany. Yoona yang menyadari keberadaan Donghae,mengakhiri pembicaraan dan menghampiri Donghae. Tapi yang dihampiri memasang wajah tak acuh,seolah tak menganggap keberadaan Yoona.

“wae??” tanya Yoona pelan,Donghae ha

nya menantap Yoona sekilas dan kemudian memilih bermain dengan pulpen yang ia pegang. Yoona tahu bahwa Donghae sedang kesal terhadapnya karna tidak menemui Donghae tadi,tapi itu bukan sengaja untuk tidak bertemu,melainkan tiffany yang tiba-tiba ingin bersamanya dan melarang Yoona untuk pergi kemana-mana hanya untuk mendengar cerita yang selalu hadir dalam hidup Tiffany,entahlah.. datang darimana cerita-cerita yang diceritakan si biang gosip itu. Dan apa boleh buat,Yoona harus menurutinya dan membiarkan Donghae sendirian menunggunya,alhasil.. itulah reaksi Donghae

“mianhae..” lanjut Yoona,yang kemudan kembali pada meja tempatnya,menyadari Seongsaenim sudah memasuki ruang kelas mereka.

###

“Nana-ssi,kajja kita cari makanan ringan. Tiba-tiba aku ingin makan banyak hari ini..” ajak Juyeon,teman Nana

“euummm..”

“ah.. Wae?? Kau tidak mau?” tanya Juyeon,karna melihat ekspresi Nana yang tidak ingin menemaninya

kajja.. ehehehe”

“chh..”

Juyeon menggandeng tangan Nana untuk menuju kantin sekolah. Setibanya dikantin,Nana memilih untuk duduk dikursi makan dan menunggu Juyeon yang sedang memilih camilan yang akan mereka makan.

“eehemm..” seseorang berdehem disebelah Nana dan otomatis Nana menoleh kearah sumber suara yang mengusik telinganya.

“oh.. Sunbaenim..” Nana menundukkan kepalanya untuk membalas sapaan *kurang sopan seseorang yang berdehem disampingnya tadi.

“kau tidak makan?”

“aku hanya menemani Juyeon,euumm.. kemana Sunbaenim yang lain??” tanya Nana penasaran,karna tidak melihat Sunbaenim yang lain.

“itu,disana.. mereka sedang sibuk memilih makanan…” Siwon merasa salah satu orang yang ditunjukpun menoeh ke asal suara dan mendapati Donghae sedang berbincang dengan Nana

Apa yang kau lakukan Donghaessi??. Gumam Siwon kesal

“sejak kapan mereka akrab seperti itu?” tanya Siwon pelan pada Minho

“entahlah… wae? Kau merasa tersaingi?” jawab Minho

“mwo?? A.. a nnio…” setelah mendapatkan makanan,Siwon dkk. menuju tempat dimana sudah dipilihkan Donghae.

“oh.. annyeong Sunbaenim..” sapa Nana

saat mereka sudah berada di sebelah Donghae

“ini makanan mu tuan Lee Donghae !!” Siwon meletakkan makanan yang ia ambilkan untuk Donghae.

“Gomapseumniada~” jawab Donghae

“Nana-ssi, kajja..” ajak Juyeon yang ternyata sudah membawa banyak camilan ditangannya.

“kalau begitu,kami duluan Sunbaenim…” pamit Nana sembari menampilakan senyum manis khasnya.

“ya !!! ya!! kau mau kemana? Baru saja aku kembali dan duduk. Kau sudah mau pergi??” cetus Siwon yang membuat semua temannya menolah kearahnya.

“Siwon-si.. waegeure??” tanya Lee Hyukjae

“anni.. pergilah..” Nana tersenyum dan meninggalkan mereka.

“ssshh.. ya Lee Donghae,eumm.. anni,sebenarnya sejak kapan kalian terlihat akrab seperti itu?” tanya Siwon penasaran sembari menyantap makanannya

“sejak semalam..” cetus Jong Woon

“mwo!!!!?” jawab mereka serempak.

“we.. wae? Kenapa dengan se.. malam?” tanya Siwon yang sukses tidak percaya tentang apa yang dilontarkan Jong Woon.

“apakah kalian pa ca ran??” tanya Kyuhyun

“apakah kalian berkencan?” tanya Lee Hyukjae

“apakah kalian ada hubungan khusus??” sederetan pertanyaan-pertanyaan dilontarkan oleh temannya itu,karena tidak tahu menaung tentang kedekatan Donghae dengan Nana,Siwon yang mengetahui pernyataan tersebut,sekarang memilih diam namun penasaran dengan apa yang mereka lakukan se ma lam sehingga membuat Nana akarab dengan Donghae. Hati Siwon merasa terhantam oleh ribuan tumbuhan kaktus yang otomatis melukainya. *kumaatt lebayy (abaikan)

ahahahaha.. kalian kenapa?” jawab Donghae melihat ekspresi wajah temannya seperti ini.

“Jong Woon-ssi,apa yang mereka lakukan semalam? Kenapa aku tidak mengetahuinya??” tanya Siwon lagi

“ya!! Siwon-ssi,kami juga tidak mengetahuinya!!” cetus Lee Hyukjae

“ah,mian~..” Siwon kembali fokus pada Donghae dan tidak memperdulikan makanan yang ia biarkan mendingin.

“Donghae-ssi,malhaebwa palli…!!!” desak Siwon

“ya!! kenapa kau ingin tahu tentang masalah pribadi seseorang? Haa?” jawab Donghae yang jelas membuat Siwon semakin geram padanya.

ya!!! aku tidak akan mencampuri urusan orang lain jika bukan menyangkut tentang Nana!!” kesal Siwon yang sukses membuat semua temannya melongo terhadapp kata-kata yang ia lontarkan.

“mwo? Kau? Kau? Menyukai Nana??” tebak Donghae

“aku.. aku.. tidak berkata seperti itu..” jawab Siwon bingung

Teng~ teng~

Suara bel berbunyi,menandakan para siswa siap untuk mengikuti mata pelajaran selanjutnya.

“ah,bel sudah berbunyi.. lebih baik cepat selesaikan makanan kalaian” Siwon meninggalkan temannya terlebih dahulu.

“ada apa dengannya?” tanya Kyuhyun.

Donghae mengerti sekarang,seharusnya yang berad

a diposisinya kali ini adalah Siwon,bukan dia.

“sebenarnya ada hubungan apa kau dengan Nana??” tanya Minho di perjalanan menuju kelas

“tidak ada hubungan apa-apa..” balas Donghae

“jika bukan apa-apa,kenapa Jong Woon mengatakan seperti itu?” lanjut Lee Hyukjae

“orang tua kami hanya mengadakan pertemuan makan malam saja,hanya itu. Dan kami saling mengobrol. Itulah kenapa aku akrab dengannya.” Jelas Donghae

“hanya dengan waktu semalam saja? Kau sudah akrab dengannya?” timpal Kyuhyun

“wae? Bukankah kita saling menyapa,jika berpapasan dengan murid lain? Dan itu sering terjadi dengan Nana bukan? Apakah kalian mencurigaiku berkencan dengan Nana??”

“eoo..!!” jawab mereka kompak

“ahahhahahahhahahahha!!!!!!! Aku akan menganggapnya sebagai adikku sendiri.. aku juga tidak akan menyiakan wanita yang selalu ada untukku…” jelas Donghae.

“mwo? Wanita? Nugu?” mereka semakain penasaran tentang asmara seorang Lee Donghae,kenapa pria ini semakin misterius??

“kalian akan mengetahuinya kelak..” jawab Donghae dan meninggalkan temannya dengan segudang pertanyaan besar.

“ya.. bukankah ini menurut kalian akan ada peperangan dingin antara mereka berdua?” cetus Lee Hyukja

“yah.. mungkin akan seperti itu”jawab Kyuhyun.

Mereka semua memasuki kelas untuk menigukti pelaja

ran seperti biasa,tenang,dan terkondisi. Itulah suasana kelas tersebut. Tapi lain dengan Siwon yang terus saja memikirkan tentang perkataan Jong Woon tadi. Entah mengapa,perkataan itu mengusik pikirannya,membuatnya tak konsentrasi dalam mengikuti mata pelajaran ini. Bahkan Songsaenim pun sempat menegurnya karna melamun,pena yang ia pegang pun,ia gunakan hanya untuk mengotori kertas putih bergaris tanpa ada makna,bahkan jauh menyimpang tentang topik pelajaran kali ini.

Apakah mereka semalam mengadakan pertemuan? Makan malam? Kencan? Atau hanya pertemuan keluarga? Apakah mereka sudah benar-benar saling mengenal? Apakah mereka jalan berdua? . rentetan pertanyaan terkumpul dalam otak Siwon.

hheiishh!!!” erang Siwon

“waegeure Siwon-ssi??” tanya Seongsaenim

“aa.. annio…”

“apakah ada yang tidak kau mengerti? Tanyakanlah? Aku akan menjelaskannya lagi,jika kau benar-benar tak mengerti tentang materi ini…” jelas Seongsaenim

“annio.. Seongsaenim,aku mengerti… ye,aku mengerti..” jawab Siwon asal

“okke.. baiklah materi kali ini saya kira sudah cukup. Kita bertemu pada minggu depan,dan ingat.. kerjakan tugas-tugas yang saya berikan. Untuk minggu depan,tidak ada alasan lagi untuk tidak mengerjakan tugas tersebut. Semua harus terkumpul. Tidak ada toleransi untuk yang kedua kali.. mengerti??” jelas Seongsaenim sebelum meninggalkan ruangan

“nde~~!!! Seongsaenimm!!!”

“aku pulang dulu..” pamit Siwon pada teman-temannya.

“mengapa terburu-buru??” tanya Minho

“ada urusan…” jawab Siwon singkat.

###

“Nana~ !!” panggil Siwon setengah berlari..

“eoh.. Sunbaenim?? Ada apa? Dimana yang lain? Kau tidak membawa mobilmu?”

“ah? Tidak.. Minho yang akan membawa mobiilku.. euumm. Nana~” Siwon sedikit menggantungkan pertanyaanya.

Semenjak mata pelajaran akhir tadi sebenarnya Siwon memikirkan hal ini,pulang bersama Nana dan menanyakan hal-hal yang mengusik perasaan sekaligus pikirannya.

wae??” jawab Nana

“eumm.. ehm.. ah,kau tidak dijemput supirmu??” tanya Siwon basa-basi.

“ohh.. aku yang melarangnya menjemputku,aku hari ini ingin jalan-jalan menghabiskan waktuku sepulang sekolah” jelas Nana

“benarkah?? Kalau begitu sama denganku..” jawab Siwon.

Setidaknya masih ada waktu hingga malam tiba aku bersama dengnnya.. hhufftt.. jinjja,aku benar-benar tidak ingin menanyakan hal canggung seperti ini. Batin Siwon

“kau.. ah, Mian~.. Sunbaenim juga ingin menghabiskan waktu sepulang sekolah??” Siwon menoleh kearah Nana,sudah sangat lama Siwon tidak menengar Nana memanggilnya dengan sebutan “kau” untuknya.

“ah,geure~ aku ingin me-refresh otaku yang p

enuh dengan mata pelajaran terkutuk itu..” jawab Siwon.

“kajja!!” ajak Siwon.

Siwon menggenggam tangan Nana dan setengah berlari menuju taman kota. Nana yang menyadari tangannya digenggam,sedikit terkejut dan tersenyum,mengikuti langkah Siwon membawanya. Mungkin hari ini akan ia habiskan bersama Siwon. Bersama Sunbaenimnya. Sesampainya mereka ditaman kota mereka bermain bersama rombongan anak-anak yang sedang berlibur disana,terkadang Siwon menjadi kuda-kuda untuk dinaiki anak-anak sebeagai mainan mereka,Nana hanya tertawa lepas saat Siwon sedikit mengeluh dan kesal terhadap mereka. Sibuknya Siwon dengan anak-anak yang bermain dengannya,sampai ia tak menyadari Nana tidak ada di tempatnya tadi ia duduk. Siwon menyudahi aktifitasnya dan berpamitan kepada mereka..

“Aedeul~ Hyeong,lelah.. sudah ya, annyeong…”

pamit Siwon

“baiklah Hyeong..” jawab salah satu anak-anak itu

Oppa~ kau ingin kemana? Aku belum menaiki punggungmu…” rengek gadis kecil itu. Siwon berjongkok menyamai tinggi adis itu.

“Hyemi~a Oppa lelah,besok kita bertemu disi lagi..

arrachi??”jelas Siwon lembut.

“apakah kau ingin mencari Eonni yang sejak tadi berdiri disini??” tanya Hyemi

“eoh? Kau memperhatikannya? Dia pergi kemana?” tanya Siwon

“kesana..” tunjuk Hyemi

“Gomawo Hyemi-a…”

Siwon berlari mencari Nana,bagaimana mungkin Nana meninggalkannya sendiri tanpa berpamitan,apa ia ingin menghindar dari Siwon? Siwon terus mencari Nana,tapi ia tidak menemukannya. Ia duduk pada gazebo taman itu,mengedarkan pandangannya lagi,berharap masih dapat menagkap sosok Nana disana. Siwon menoleh melihat es krim yang ada dihadapannya yang dipegang seseorang.

“Nana!! Kau keman saja? Aku mencarimu,kau tak berpamitan denganku..”tanya Siwon beruntun

cha~ makanlah.. kau lelah bukan?” Nana memberikan 1 es krim itu pada Siwon. Siwon masih saja menatap Nana yang sedang melahap es krim itu.

Kau Nana ku,Nana ku yang dulu selalu aku khawatirkan,Nana ku yang melahap es krim dengan begitu lahapnya,kau Nana ku yang menggemaskan,kau lah Nana yang selalu kurindukan. Batin Siwon

“Sunbaenim.. wae? Makanlah es krim mu,kalau tidak ia akan mencair.. aku susah mendapatkan es krim itu

“ah.. geure…” Siwon melahap es krim itu,dan sesekali ia menoleh pada Nana.

Siwon menegakkan badannya dan menghadap Nana.

“Nana~ apakah kau ada hubungan khusus dengan Donghae??” tanya Siwon ragu.

oh? Maksud Sunbaenim??” tanya Nana tidak mengerti

“begini.. aku dengar kau berkencan denganny

a?? Apakah itu benar?”

“Mwo?? Ahahahahha….!!!”

yya!!! Kenapa kau tertawa? Jawab saja pertanyaanku..” kesal Siwon

annio~” jawab Nana lalu memakan es kri nya lagi.

“lalu??”

“keluarga kami yang mengadakan undangan makan malam tersebut..” jawab Nana lagi

DAMN!!

Siwon sudah mengerti jika ada 2 keluarga yang saling mengundang makan malam bersama. Itu artinya pasti ada pengikat yang akan mempererat kedua keluarga tersebut. Dan itu ia yakini bahwa Donghae dan Nana akan…..

“apa kau tertarik padanya?” tanya Siwon to the point.

“Mwo?? Yakk!! Sunbaenim?? Wae?” pekik Nana

“ah.. annio~”

“Donghae sudah bersama dengan Yoona….” lanjut Siwon yang entah apa maksudnya.

“yak!! Sunbaenim.. apa untungnya kau menceritakan hubungan orang lain kepadaku,aku tidak tertarik dengan urusan seperti itu. Dan ingnat! Aku tidak menyukai sedikitpun terhadap Donghae Sunbae,dan berhentilah bertanya tentang masalah itu. Aku sudah menganggapnya sebagai OPPAku!!” jelas Nana dan menekankan suara pada akhir kata.

ah,geure… arraseo!!” Siwon sedikit lega dengan ini,setidaknya ia mengtahui bahwa Nana sama sekali tidak menyukai atau tertarik dengan Donghae. Untuk saat ini .

“kau mau kemana??” tanya Siwon saat Nana beranjak dari tempat duduknya.

“mau pulang… wae??”

anni.. eumm.. kenapa kau buru-buru sekali??” Siwon berdiri menyamai Nana

“sudah semakin gelap Sunbae… aku takut…”

“kan ada aku,kau akan aku antar pulang dengan selamat… meskipun kali ini akan berjalan kaki..”jawab Siwon menaik turunkan alisnya

annio.. aku ingin pulang saja,aku tidak pernah pulang terlalu petang Sunbae,aku takut Eomma akan memarahiku …” jelas Nana

euumm.. kajja…” tanpa aba-aba Siwon mengga

ndeng tangan Nana lagi, dan tersenyum. Mengantarnya pulang dengan berjalan kaki. Nana hanya tersenyum menerima tingkah Siwon seperti ini.

“Aku merindukannya…” gumam Nana

eoh?? Nugu??” jawab Siwon yang mendengarnya

ah? Annio… kajja..

“geuree..”

Aku juga merindukanmu Nana-ya,bahkan sedekat inipun,aku tetap merindukanmu yang dulu pernah menjadi sumberku,bahkan sampai saat ini….. balas Siwon dalam hati

Tes..

Tes..

eoh.. Sunbaenim…” kejut Nana mengadahkan tangannya

“lebih baik kita berteduh disana..” ajak Siwon menuju halte dekat taman. Nana sibuk menyingkirkan tetesan air hujan yang jatuh padanya,sementara Siwon melihat-lihat keadaan yang tiba-tiba hujan seperti ini.

“bagaimana mungkin hujan lebat seperti ini? Sedangkan tadi awan cerah menutupinya??” ujar Siwon

chh.. kau bukan Dewa tuan…” balas Nana,Siwon menoleh pada Nana yang sibuk dengan kegiatannya.

“apakah bajumu basah??”

“ah,annio.. hanya sedikit…” balas Nana dengan senyum manisnya

Pluk~

Siwon memakaikan hoodie biru mudanya pada Nana,Nana terdiam sesaat sebelum mobil datang melewati mereka.

“Nana !!!!” Siwon menutupi tubuh Nana dengan tubuhnya dari mobil yang lewat dan otomatis sisaan air hujan yang di jalan akan membasahi tubuh Nana. Siwon sedikit memeluk Nana dan itu membuat kerja jantung Siwon berpacu lebih cepat,Nana mematung untuk saat itu dan tersadar kembali setelah semua dirasa sudah aman.

“eeheemm…” Nana berdehem untuk mengakhiri pelukan,anni.. lebih dari sekedar pelukan Siwon,ia mendekap Nana seolah takut kehilangan sesuatu yang berharga dari dirinya.

“Sun.. Sunbaenim..” Nana menepuk pundak Siwon mengisyaratkan untuk menyudahinya.

“ah? Ne~ mianhae..” Siwon melepaskannya.

“tadi, mobil tadi…”

“arra..” balas Nana,Nana tahu bahwa Siwon tidak dapat menjelaskan yang sebenarnya terjadi.

“ah..” Siwon mengangguk

Eomma pasti akan memarahiku….” keluh Nana

“…. dan tidak akan mengajakmu bicara selama 30 menit..” lanjut Siwon. Nana mengerutkan keningnya,sedikit berpikir dan otaknya memutar sebuah memori yang entah kapan itu terjadi,saat dimana Nana kecil dahulu tidak akan diajak bicara oleh Eommanya jika ia pulang telat tanpa alasan yang jelas. Dan pria yang berada disebalah Nana kini yang membantunya memutar memori itu,bagaimana ia dapat mengingatnya? Sedangkan sang pemilik memori itu sempat melupakan kejadian itu. Apakah ia hanya kebetulan berkata seperti itu?. Nana memandangi pria yang berdiri disebelahnya,dengan tangan yang disembunyikan dalam saku celananya,ia sesekali melihat kearah atas untuk memastikan hujan sudah benar-benar reda.

“Choi Siwon…” gumam Nana,Siwon menoleh men

dengar suara lirih keluar dari bibir Nana menyebut namanya. Dalam sekejap,tubuh Nana berada dalam dekapan Siwon,memeluknya erat.

“kau kedinginan…” bisik Siwon

eum…” balas Nana disertai anggukan kecil yang tersembunyi dalam dekapan Siwon. Hangat,nyaman,itulah perasaan Nana saat ini.

>Nana side

Bolehkah aku menghapus Siwon ku yang dulu? Bolehkah aku melupakan Siwonku yang dulu? Aku tak tahu dimana ia sekarang berada,aku lupa akan hadirnya yang dulu selalu bersamaku,tapi mengapa ? mengapa orang ini sepertinya mengembalikan Siwonku yang dulu? Siwon yang amat sangat aku rindukan kehadirannya,senyumnya,tawanya. Bolehkah orang ini menggantikan posisi Siwonku yang dulu?.

Haruskah aku berhenti berharap akan hadirmu kini? Haruskah aku berhenti menantimu? Menanti dirimu yang ingin menjemputku? Berhenti meyakinkan bahwa ucapanmu waktu itu benar? Bahkan sampai saat inipun,aku tak mendengar bahwa kau mencariku. Jadi bolehkah aku bersama dengan orang ini? Dia adalah Sunbae ku,aku hanya beberapa kali bertemu dengannya,namun seiring berjalnnya waktu,diam-diam bayanganmu sudah tergantikan olehnya dan diam-diam pula aku mulai memik

irkannya,bolehkah aku mengkhianatimu yang entah kau juga mungkin mengkhianatiku? Dan bolehkah aku sekarang mengatakan bahwa aku mencintainya? Bolehkah aku mengatakannya? Aku tak tahu perasaan seperti apa yang ia berikan padaku,aku tak peduli untuk itu. Inikah cinta? Inikah perasaanku yang sebenarnya? Sungguh,aku tidak ingin melepaskan pelukannya yang kini semakin erat,Eomma.. izinkan aku lebih lama dengannya malam ini saja,aku janji akan pulang dan aku berjanji tidak akan mengeluh saat tubuhku mengigil karna tadi sedikit kehujanan,aku janji tidak akan mengeluh,Eomma mianhae jika kau menungguku pulang,maafkan putrimu yang nakal ini Eomma.

Kurasa,ia kini menyudahi pelukannya. Ia menatapku lekat dan menguncinya,tanganya bergerak mengarah tungku’ku,meraihnya dan kembali menatap mataku. Kenapa aku merasakan seperti kekurangan oksigen? Ia mencium keningku? Sunbaenim mencium keningku? Tuhan… apa yang harus kulakukan? Saat ini aku hanya dapat memejamkan mataku,aku merasa deru napasnya menyapu wajahku,aku meremas kemeja putih sekolahnya yang dingin,kurasakan benda lembut menyentuh bibirku,menyapu dinginnya bibirku,aku mencoba untuk membuka mataku untuk memastikan bahwa saat ini yang bersama denganku adalah Sunbaenim,Choi Siwon.,tapi mataku sulit terbuka karna terhalang oleh pipinya,aku kembali memejamkan mataku saat ia menciumnya lebih dalam,aku tak tahu apa yang harus kulakukan saat ini? Aku tidak pe

rnah melakukan ini sebelumnya,ternyata tidak semudah aku menonton adegan seperti ini disebuah drama. Eomma,aku melakukan apa yang dilakukan di beberapa adegan sebuah drama yang sering aku tonton,dan berharap tidak ada satu penonton pun yang melihatku seperti ini. Ommo!! Aku mengerang saat ia ingin menggigit bibirku,aku terpaksa menyudahinya. Sepertinya ia juga baru sadar apa yang akan ia lakukan padaku. Ia kembali memelukku erat,mengusap rambutku halus.

Mianhae.. jeongmal mianhae Nana-ya...” bisiknya padaku,aku membalas pelukannya.

Sunbaenim.. bukankah sebaiknya kita pulang saja? Ini sudah terlalu malam,dan hujannya sudah lama reda,aku tidak igin terlalu larut disini..” ucapku dalam pelukannya,ia segera melepaskan pelukannya.

ah,geure.. kajja kita pulang..” ia kembali menggenggam erat tanganku,aku menoleh padanya dan tersenyum melihat tanganku yang kembali menyatu dengan tangnnya kini. Sungguh,aku lebih bahagia dari anak-anak yang bermain bersamanya tadi.

Disepanjang jalanpun kami hanya bungkam,yang terdengar hanyalah suara binatang malam yang bernyanyi setelah mendapatkan guyuran hujan,terkadang pandangan kami bertemu,dan itu membuatku sedikit canggung,aku mengalah untuk tidak lagi menoleh padanya, saat ini.

“lusa,keluargaku mengadakan sebuah acara…” ucapnya

,aku menoleh saat ia menggantungkan kalimatnya.

“.. dan aku berharap kau juga datang..” lanjutnya

“bukankah itu acara keluarga??” tanyaku memastikan

“benar,tapi aku akan mengundang sumua sahabatku,keluarga mereka. Dan yang terpenting,kau juga harus datang saat itu” jelasnya

“apakah aku juga temasuk sahabatmu..” tanyaku ragu,pandanganku tetap pada jalan lurus,aku tak berani menoleh kearahnya yang kini menatapku.

Ayolah.. jawab pertanyaanku,setidaknya aku mengetahui perasaanmu,Sunabae.

Ia mengeratkan genggamannya,cchh.. apa maksudnya ini? Aku membutuhkan jawaban darimu. Bukan malah mengeratkan genggamanmu bodoh!!

“bukankah itu rumahmu??” tanyanya. Heeiissshhh!!!

“geure..”jawabku, setelah berada di depan gerbang kami hanya mematung satu sama lain,tidak ada kata-kata terlontar dari kami.

ehemm.. aku masuk dulu..” pamitku

eum,sebelum istirahat mandilah terlebih dahulu,dan keringkan rambutmu.. berikan alasan yang tepat kepada Eommamu,jangan membohonginya” smirknya keluar saat itu juga.

“cchh.. geure.. annyeong..”

Aku masuk terlebih dahulu,aku rasa ia belum be

ralih dari tempatnya dan masih memandangi punggungku,aku menoleh untuk melihatnya,dan benar,ia belum beralih dari sana.

“pulanglah,hujan akan turun lebat malamm ini..” ujarku,ia menganggukkan kepalanya kemudian menurut perintahku.

“cch.. kau bukan Dewi,putriii..” ejeknya pelan

###

>Siwon side

Hhuufftt .. >,< Choi Siwon !!! apa yang kau lakukan tadi kepada Nana? Apakah kau begitu merindukannya? Apakah kau sudah gila? Kenapa kau tidak mengakui aja,bahwa kau Siwon yang dulu,Siwon kecil yang selalu bersamanya? Ah,setidaknya Donghae tidak melakukannya lebih dulu. Ahahahahaha !! kkkkkk…!!!

“Siwon-a!!! Apakah kau tidak makan? Kenapa lama sekali? Eomma dan Appamu sudah menunggu!!” teriak Eomma.

“tidak Eomma,aku sudah kenyang. Kalian makanlah…”

teriakku dari dalam kamar

Aku mengambil mobil miniatur merah yang terletak pada nakas,memandanginya.. kilatan kejadian bebeberapa jam yang lalu terulas kembali,aku tersenyum saat dapat memandang wajah wanita yang sangat aku rindukan,bahkan sangat dekat aku memandangnya.

Nana-ya,mianhae aku melakukan itu padamu dan tidak memberikan alasan mengapa aku begitu. Tapi tidak ada alasan lain kecuali aku merindukanmu dan tentunya sangat mencintaimu.

Good Night Nana-ya .. Sarangahae” aku meletakkannya lagi pada tempatnya. Mengelusnya lembut.

###

“Eomma mianhae…”

“…”

Eomma… aku tadi berteduh di halte,tapi sebelum itu,aku sempat bermain di taman. Mianhae karna membuatmu khawatir tentangku” Nana mencoba menjelaskan kepada N. Im,namun seperti biasa. Tidak ada respon dari nya.

“mandilah,setelah itu Eomma sudah menyiapkan makanan untukmu” Ny. Im meninggalkan Nana yang masih mematung diruang tamu.

Ommo!! Eomma berbicara padaku??”. Gumam Nana

cchh… Gomawo Eomma!!!! Saranghae!!!” teriak Nana.

Nana lanjut menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari hujan yang mungkin akan membuatnya pusing,dan untuk menyegarkan kembali fikirannya yang sempat tersumbat tadi. :/

Setelah beberapa kemudian, Nana menuju ranjang ukuran sedang,menyandarkan tubuhnya pada headboard,memejamkan matanya sembari mengeringkan rambutnya.

“kau kedinginan..” kata-kata itu masih terdengar jelas oleh indranya,otaknya pun masih terus memutar kejadian beberapa jam yang lalu. Nana menggelengkan kepalanya guna menghalau pikiran itu,jika seperti ini terus-terusan dia mungkin akan gila karna semua otak dan pikirannya terpusat pada kejadian itu.

“haissh >,<” erang Nana

“wae? Ya!! Sunbaenim !! apa yang kau lakukan padaku tadi? Hah? Apakah kau tidak memandangku yang masih bersetatus Hobae mu dan baru kelas 1? Oh God !! aku benar-benar berharap,tidak ada yang melihatnya tadi….” keluh Nana

“kau juga menerimanya dengan senag hati,apakah semuanya adalah salahku..” balas Siwon yang entah darimana datangnya

ya!! apa yang harus kulakukan saat itu,aku hanya bisa mematung dan memejamkan mataku” jawab Nana kesal

“salahmu sendiri kau hanya memejamkan matamu,kenapa kau tak membalasnya??” smirk Siwon kembali keluar

“yak!!! Sunbaenim !!” teriak Nana.

Tok.. tok.. tok..

“Nana-ya ..” panggil Ny. Im dari pintu kamar Nana

“oh?” Nana tersadar akan halusinasinya

“uppss !!! Eomma.. wae…??”

“kau tidak makan sayang?”

ah,annio Eomma.. aku tidak lapar…”

“apakah harus Eomma bawakan buah?”

Annio Eomma,kau istirahatlah.. nanti aku akan mengambilnya sendiri..”

“ah,geure… jaljja~” Ny. Im kembali ke kamarnya.

“Nde~”

Nana mengacak-acak rambutnya frustasi.

“bahkan kau tadi seperti nyata. Cchh.. dasar!! Siwon sialan!!” umpat Nana

“jajja~” ucap Nana pada miniatur mobil merahnya.

###

“Siwon-ssi !!!!” panggil Lee Hyukjae bersama rombongannya.

yah… Good morning tuan…” sapa Minho

“ada apa dengan kalian??” tanya Siwon

“annio~ wae ??”

ah…” geleng Siwon malas

“kajja~!!!!!” rangkul Jong Woon dan menuju kelas mereka

“ah,changkaman!!!!” Hyukjae kembali mengintrupsi

“wae???!!!” teriak Kyuhyun

“coba kau lihat…” tunjuk Hyukjae pada seorang gadis yang berjalan mendahului mereka

“ada apa dengan gadis itu??” tanya Minho

“bukan manusianya bodoh!! Tapi lihat apa yang ia ken

akan?”

“maksudmu??” tanya Jong Woon,Siwon memejamkan matanya. Celaka!!. Batin Siwon

heyy.. kau bilang itu hoodie limited edition,yang hanya ada 5 hoodie seperti itu tersebar didunia, dan orang yang memakainya pun, adalah anak dari noblesse … tapi ternyata? Apa jangan-jangan dia anak dari noblesse di Negara ini?? Wahh.. sepertinya kau tersaingi Siwon-ssi..” ucap Hyukjae

“kenapa kau mengurusi hal seperti itu? Itu tidaklah penting..” jawab Siwon

“tapi tunggu. Bukankah itu gadis yang pernah berkencan dengan Donghae??” tanya Hyukjae memastika

“yak!! Tutup mulutmu..!!!” kesal Siwon

wae? Bukankah benar seperti itu?”

“heiiss..”

ya!! Chogio!! Hey kau,yang memakai hoodie..!!” teriak Kyuhyun

Changka.. changkaman..” sela Siwon

Aaisshh.. jinjja~. batin Siwon

nugu? Naega?” tanya Nana menunjuk dirinya,Nana mengedarkan pandangannya pada rombongan pria yang memanggilnya tadi,dan indranya menangkap Siwon yang berdiri disebelah Kyuhun.

Nana kembali menyetabilkan perasaannya,dan tetap mematung ditempatnya ia berdiri. Menunggu mereka menghampirinya.

Ada apa mereka memanggilku? Apakah dia menceritakan kejadian semalam pada temannya?? Aisshh.. jinjja~. Batin Nana

Siwon terus memandangi Nana dan berharap g

adis itu melihatnya. Dan benar,Nana merasa Siwon memperhatikannya ia melirik Siwon. Mata dan kepala Siwon memberikan kode ke Nana,Nana merasa bingung dan ingin Siwon memprjelasnya. Siwon menunjukkan hoodie yang ia kenakan kini. Nana sedikit mengerti dan menunduk untuk memastikan apa yang ada dipikiran Siwon. Nana memejamkan matanya dan mengalihkan pandangannya kearah samping. Bagaimana ia bisa menggunakan hoodie ini? Hoodie yang diberikan padanya semalam? Apakah ia terlalu terburu-buru tadi pagi?.

“Eottoke??” gumam Nana. Nana kembali menegakkan tubuhnya.

“ya,berapa kau beli hoodie itu?” tanya Hyukjae yang sedari tadi hanya mempeributkan hal semacam ini

“ah? Ye?” jawab Nana,Nana kembali melirik Siwon.

“ya!! bodoh!! Kenapa kau menanyakan hal konyol seperti ini? Apakah ini penting bagimu?” potong Siwon

“tentu saja.. aku bahkan tidak dapat memilikinya..” jelas Hyukjae dengan bodohnya.

cchh.. dasaarr monyet gila..” gumam Kyuhyun

“ya.. kenapa kau sedari tadi melirik Siwon? Apa yang kau harapkan darinya? Apakah itu milikknay? Huh?” tanya Hyukjae dan sedikit berpikir

“apakah itu mungkin?” lanjutnya

“jika memang benar begitu,apa urusanmu?” jelas Siwon dengan tegas. Semua mata tertuju pada Siwon,tak terkecuali Nana yang kini menutup mulutnya tak percaya,bahwa Siwon akan mengatakan hal yang sebenarnya.

im jin ah

To be Continue…..

Ja jannggg !!!! gimana? Aku kasih bonus part. Paling panjang nih… gara-gara ngilang gitu aja tanpa tanda-tanda keberadaan >jiahhh sorry-sorry 😀 apa masih kurang panjang? Kurang puas? Atau malah kagak jelas ceritanya? Kkk Mianhae *bow. Eh,katanya mau ada member baru ye? Mana manusianya? Ayoo join guys 😀 biar tambah rame nih wp. Oh iye 14.11.17 Happy Anniversary for this WP *expectation …. Amiin :* Wah.. kisahnya Nawon udah menginjak 1th ya kkkkk. Let’s make a story for them . berharap NaWon beneran jadi *jiagagagaga

#berisik woyyy!! Okke ditunggu respon and part. Selanjutnya yehh kkkkk *Annyeong.. clling #ngilang.

Advertisements

13 thoughts on “Sunbaenim ?? Part.5

  1. huuaaa kambek.jga … lama bnget thor hiatus nya ..

    hujan… firstkiss .. omg .. romantiiIiiiiiis ..
    jngan lama lama thor

  2. ciee lah makin asyik ajj .
    ni ff di tunggu tunggu baru keluar 😀 me kangenih #aalay >
    NEXT thor …
    kissing nya kurang hot 😛 hehe

  3. Ahhhh cuco banget ….. Frish kiss in the rain …….. Keren thor romantis sumpah sayang kissu nya kurang lama wkwkwkkwkkwkwkwkwk 😀 NEXT thor …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s