Happy Birthday My Love!

hbd Siwon

 

  • Title                : Happy Birthday, My Love?
  • Main Casts      : Choi Siwon, Im Nana
  • Author            : Shelly K. Choi
  • FB                   : http://www.facebook.com/shelly.diah   
  • Twitter           : @Iam_ShellyAng
  • Blog                : http://SiwonNanaWorld.wordpress.com
  • Length                        : Ficlet-Oneshoot
  • Genre              : Romance
  • Rating            : General

o        Disclaimer      : Kalau ada hal-hal yang mungkin ga sesuai dengan kenyataan, anggap saja sesuai… hehee… ^_^ kalau ada kritik dan saran, silakan, dengan senang hati saya terima. Malah butuh…

Siwon and other casts adalah milik yang punya. Maaf pada Siwon and family, ELF, Siwonest, kalau saya buat ceritanya seperti ini. Mianhae, Jeongmal Mianhae

And the last, Happy reading, Hope you like it ^_^v

_oOo_

Incheon International Airport.

Suasana hiruk pikuk karena orang-orang yang berlalu lalang dengan kesibukan masing-masing. Ada yang menunggu kedatangan pesawat, mengantri boarding, mengantar rekan atau keluarganya, serta para penumpang yang baru turun dari pesawat. Dalam keramaian itu juga nampak seorang lelaki mengenakan sweater dan celana berwarna putih dengan membawa sebuah koper dan ransel. Lelaki itu baru saja turun dari pesawat yang ditumpanginya dari Beijing. Di belakangnya, seorang lelaki yang tidak lain adalah manajernya, mengikuti di belakang. Mereka berdua segera keluar dari bandara dan masuk ke dalam mobil jemputan mereka. Sesampainya di mobil, lelaki itu, Choi Siwon segera menelfon wanitanya, Im Nana. Namun, setelah tiga kali menelfon tetap tidak ada jawaban.

Hyung, kau tau jadwal SJ M hari ini apa?” tanya Siwon pada manajernya.

“Emm, sepertinya di Music Core, wae?”

“Ah, ani…” Siwon kembali menekan tombol dial ketika menemukan nama Lee Sungmin. Tak perlu menunggu lama, pada deringan kedua panggilan itu dijawab.

“Eo, Hyung, kau dimana, sekaranga?”

“Ah, Siwon-ah, di Music Core, wae?”

“Apakah juga ada Orange Caramel?”

“Ah, ne… Neo eodiga? Sudah di Seoul?”

Ne, aku baru saja tiba. Geurae, gomawo, Hyung…”

Ne…”

Flip.

Hyung, tolong antarkan aku ke MBC…” ujar Siwon pada manajernya, begitu pembicaraannya dengan Sungmin terputus.

Geundae, kau baru saja tiba Siwon-ah, kau tidak bisa perform bersama mereka, kau belum latihan, kan?”

Ani, aku tidak akan perform, Hyung, aku hanya ingin menonton mereka…” ujar Siwon, seraya tersenyum penuh arti. Manajernya berdecak setelah mengetahui maksud Siwon yang sebenarnya.

_oOo_

“Nana-ya, sepertinya kau harus berhati-hati, sebentar lagi Oppa-mu akan datang. Dari nada suaranya seperti tidak sabar. Apakah ada sesuatu di antara kalian?” tanya Sungmin pada Nana ketika mereka bertemu di backstage.

“Eoh, geurae? Bukankah dia masih di Beijing?”

“Dia baru saja tiba. Apa dia tidak memberitahumu?” Nana terdiam. Dia memang sudah tau bahwa Siwon akan pulang hari ini. Tetapi dia sengaja tidak mau menghubunginya.

“Ah, aku sudah tau, Oppa, tetapi aku tidak tau dia sudah sampai…” Sungmin mengangguk.

“Dia tidak menelfon?” Nana tidak menjawab, dia hanya tersenyum penuh arti. Sungmin terkekeh.

“Hati-hati, jika kuda itu sedang marah, sangat berbahaya!” ujar Eunhyuk, yang sejak tadi mendengarkan percakapan mereka.

Araseo, Oppa… Dia memang menyeramkan,” jawab.

“Cih, walaupun dia menyeramkan, kau tetap saja bertahan dengannya…” cibir Kyuhyun.

“Itu karena mereka sama-sama menyeramkan, Sunbae…” Lizzy ikut menambahkan.

“Ya, Lizzy-ah…!” teriak Nana, protes, namun sikap Nana itu malah membuat yang lain tertawa.

_oOo_

Annyeong…” Sapa Siwon pada teman-temannya begitu memasuki ruang make-up SJ M.

“Eoh, Siwon-ah, neo wasseo?” ujar Sungmin.

“Ah, ne, Hyung…”

“Kau tidak membawa apa-apa?” tanya Eunhyuk.

“Aku dari bandara langsung ke sini. Wae? Kau tidak mengharapkan oleh-oleh dariku, kan?” Eunhyuk terkekeh.

“Paling tidak, kau membawa makanan, Siwon-ah, kau hari ini sedang berulang tahun…” Siwon tersenyum. Detik berikutnya, para member SJ M pun memberikan ucapan  selamat ualng tahun.

“Kalau begitu, kapan kau akan mentraktir kami, Hyung?” tanya Henry.

“Hahaa,  nanti malam, tunggu saja di dorm. Geurom, aku pergi dulu sebentar.”

Odiga?” tanya Henry. Para member yang lain berdecak.

Aigoo Henry-ya, kau ini memang tidak tau atau hanya berpura-pura? Kemana lagi kalau tidak menemui sushi-nya? Eo?” ujar Kyuhyun. Memang, sejak keluarnya MV Catallena, mereka kerap kali menggoda Nana dengan memanggilnya sushi.

_oOo_

“Hai!” sapa Siwon begitu masuk ruang make up Orange Caramel.

“Eo, Sunbae? Kapan kau datang?” sapa Lizzy.

“Baru saja. Nana mana?”

“Eo, dia sedang mengganti pakaiannya. Nah, itu dia!” tunjuk Lizzy ke belakang Siwon, begitu melihat Nana di pintu masuk. Siwon menoleh ke belakang, nampaklah sesosok wanita cantik mengenakan kaos lengan panjang berwarna coklat tanah dan celana jeans.

Oppa…” ujar Nana, kaget menemui Siwon di ruangannya. Siwon tersenyum lalu mendekatinya.

“Nana, kemana saja kau? Mengapa kau tidak menjawab telfonku?” tanya Siwon, seraya meletakkan kedua tangannya di bahu Nana. ia memandang intens wanita di depannya, wanita yang sangat ia rindukan. Jika saja kini mereka tidak sedang berada di stasiun TV, mungkin saja Siwon sudah memeluknya erat, mengungkapkan seluruh rasa rindunya.

“Eo, geurae? Aku tadi sedang di backstage dan tidak membawa ponselku…” jawab Nana, berbohong. Siwon mengangguk. Siwon lalu menunduk dan mendekatkan wajahnya,

“Nana, aku merindukanmu…” bisik Siwon. Nana mendorong tubuh Siwon.

Oppa, jangan berbicara sedekat ini, disini ramai. Bagaimana jika ada yang melihat?” Siwon menghela nafas dan menegakkan tubuhnya.

“Eum, nanti malam kau ada acara?” tanya Siwon. Nana mengangguk.

Wae?” tanya Nana.

“Aku akan mengadakan pesta kecil-kecilan di dorm, aku ingin mengajakmu.”

“Pesta? Ada acara apa?” tanya Nana. Siwon mengerutkan keningnya. Gadis ini, apa dia melupakan hari ulang tahunku?, batinnya.

Ani, bukan apa-apa…” jawab Siwon, dengan nada kecewa.

“Eo, mianhae, Oppa, tapi aku tidak bisa…”

Gwaenchana, masih ada besok, bukan?” ujar Siwon, seraya mengacak gemas rambut Nana.

_oOo_

Siwon menekan kombinasi angka untuk membuka pintu apartemennya. Setelah pintu terbuka ia segera masuk. Ia kaget mendapati sepasang sepatu wanita di rak sepatunya. Ia kemudian menyalakan lampu dan melanjutkan langkahnya.

“Nana…” gumamnya, begitu melihat sesosok wanita sedang tertidur. Wanita itu meletakkan kepalanya di atas kedua tangannya yang terlipat di atas meja. Sedangkan di depannya terdapat sebuah kue tart dengan lilin di atasnya. Namun, lilin tersebut masih belum dinyalakan.

Siwon berjalan mendekat dan berhenti di depan Nana. Ia duduk dan memperhatikan wajah kekasihnya yang tengah terlelap. Setelah itu, ia memperhatikan kue tart yang pasti disediakan oleh wanita itu. Ia tersenyum. Pasti Nana telah menyiapkannya jauh hari sebelumnya. Bagaimana tidak, di bagian atas  kue itu adalah foto Siwon yang masih balita sedang tersenyum. Tak lama kemudian, Siwon menyalakan lilin itu.

Saengil chukhahamnida

Saengil chukhahamnida…

Oppa…” baru pada bait kedua Siwon menyanyikan lagu ulang tahun, Nana terbangun.

Oppa, kau sudah datang?” tanya Nana lagi, ketika kesadarannya sudah pulih dan sudah bisa melihat Siwon dengan jelas.

Oppa, mengapa? Aish…!” Nana berdecak karena rencananya untuk memberi kejutan untuk Siwon gagal total. Ia sengaja tidak menjawab telefon Siwon, menghindarinya dan tidak mengucapkan selamat ulang tahun karena di ingin memberikan kejutan pada kekasihnya itu. Ia ingin menjadi orang terakhir yang mengucapkannya, agar Siwon bisa lebih mengingatnya dan ia memiliki waktu yang banyak bersamanya.

“Mengapa apa? Eum?” goda Siwon.

Aish, mengapa Eunhyuk Oppa tidak memberitahuku bahwa kau pulang? Aish!”  ujar Nana sebal, lalu mengecek ponselnya. Ia kembali berdecak ketika mendapati banyak sms dari Eunhyuk yang memberitahu bahwa Siwon sudah pulang. Aish, mengapa aku bisa ketiduran?! Batinnya, menyesal dan menyalahkan dirinya sendiri.

“Oh, jadi kau bekerja sama dengan mereka?” selidik Siwon. Nana tidak menjawab. Siwon terkekeh  melihat sikap Nana.

“Hei Sayang, sudahlah. Aku merasa bahagia mendapat kejutan darimu…” hibur Siwon.

Geundae, ini semua gagal karena aku ketiduran Oppa…”

“Ah, gwaenchana, ini malah semakin berkesan untukku. Eo, lihat, lilinnya hampir habis, aku akan meniupnya sekarang…” Wusshh!

Op… Oppa…!” Terlambat. Lilin-lilin itu sudah mati sebelum Nana mencegahnya.

“Kenapa?” tanya Siwon, polos.

“Kau belum membuat permohonan…” Siwon tersenyum.

“Haruskah?”

Ne, harus!” yakin Nana. Siwon meraih tangan Nana dan tersenyum lembut,

Keokjeonghajima, aku selalu mengucapkan doa itu setiap hari. Lagipula, sepertinya doaku akan segera dikabulkan!”

“Eo? Geurae? Memangnya, apa doamu itu, Oppa?”

“Rahasia! Nanti kau pun akan tau!” jawab Siwon lalu mengacak gemas rambut Nana.

“Oya, aku sudah mempersiapkan kado spesial untukmu!”

Geurae?”

Ne, jadi aku akan mengabulkan tiga permintaanmu!”

“Tiga permintaan?” Nana mengangguk yakin.

Geurae. Kalau begitu, bisa aku mulai sekarang?”

“Tentu!”

“Eumm, permintaan pertama, kau harus selalu menjawab telefon dan membalas pesanku.” Nana terdiam sejenak.

“Eumm, tidak sulit. Permintaan pertama terkabul!” jawab Nana.

“Kedua, besok aku ingin makan malam di rumahmu, bersama Eomoni dan Aboeji.”

Mwo? Bersama Eomma dan Appa?” Siwon mengangguk yakin. Nana mengerutkan keningnya, penasaran. Namun ia telah berjanji akan mengabulkan seluruh permintaan Siwon.

Geurae, permintaan kedua terkabul!” Siwon tersenyum senang.

“Dan yang ketiga…”

“Ah, chamkankam! Oppa, ini adalah permintaanmu yang terakhir, jadi kau harus menggunakannya dengan baik!”  Siwon tersenyum mendengar peringatan Nana.

“Tentu saja. Eo, tunggu sebentar!” Siwon kemudian bangkit dan berjalan menuju kamarnya. Beberapa waktu kemudian ia keluar, tangannya terlihat menggenggam sesuatu. Namun Nana tidak bisa melihatnya.

Geurae, sekarang permintaanku yang terakhir adalah…”

“… Menikahlah denganku!” ujar Siwon, seraya membuka kotak cincin berwarna biru yang berada di tangannya. Nana menganga takjub, kaget atas permintaan Siwon.

“Bagaimana? Kau sudah berjanji akan mengabulkan semua permintaanku, bukan?”

Nana masih terdiam. Ia menatap Siwon tidak percaya. Mereka baru menjalani hubungan 6 bulan, dan sekarang Siwon melamarnya? Dia tidak siap! Dia tidak pernah menyangka Siwon akan melamarnya di saat seperti ini. Awalnya, dia yang bermaksud memberi Siwon kejutan, namun sekarang malah Siwon yang memberinya kejutan, ani, shock therapy!

“Bagaimana Sayang?” tanya Siwon, lembut.

Nana mengangguk. Setetes airmata mengalir di pipinya.

I do…” jawabnya, bergetar. Siwon tersenyum lega. Tak bisa ia pungkiri, walaupun ia terlihat santai dan percaya diri, namun hatinya berdebar menanti jawaban Nana. Seakan-akan ia sedang menunggu vonis hakim. Siwon tau bahwa Nana mencintainya, namun hal itu tak cukup untuk meyakinkannya bahwa Nana akan menerima lamarannya.

Siwon mengeluarkan cincin platinum dengan permata kecil di tengahnya, lalu memasangkan di jari manis Nana. Pas, ukurannya sangat pas dengan ukuran jari Nana.

“Wah, bagaimana bisa sangat pas begini?” gumamnya, namun cukup untuk di dengar Siwon yang kini berada dekat dengannya.

“Tentu, karena aku mengukurnya dengan hatiku…” Nana berdecak.

“Gombal!” cibir Nana.

“Tapi kau suka, kan?” goda Siwon. Nana hanya mencibir. Siwon terkekeh lalu menarik Nana dalam pelukannya.

Saranghae Im Nana, aku tidak pernah berbohong masalah itu…” bisik Siwon. Nana tersenyum.

Arra, nado saranghaeyo, Mr. Choi…” jawabnya.

“Oya, jangan lupa, besok aku akan ke rumahmu, aku akan mengajak Eomma dan Appa untuk membicarakan masalah ini dengan orang tuamu.”

Mwo?” tanya Nana kaget, hingga ia melepas pelukan Siwon. Jadi ini maksud permintaan Siwon tadi?

Ne, wae? Kau tidak mau?”

“Bukan begitu, hanya saja… Tidakkah ini terlalu cepat?” Siwon menggeleng, lalu kembali meraih Nana kembali ke dalam pelukannya.

“Tidak Sayang, lebih cepat lebih baik. Aku ingin kita segera menikah. Aku mencintaimu…” bisik Siwon, lalu mencium puncak kepala Nana. Nana tersenyum. Ia sangat mencintai Siwon, dan dia mempercayai segala keputusan yang Siwon ambil, dia akan mengikutinya. Jika Siwon memang ingin mereka segera menikah, kenapa tidak?

 

The End

 

 

Annyeong… Shelly Choi comeback  😉

ini sebenarnya spesial buat Siwon bday, tapi kemarin ga bisa negpost, jaringannya minta ribut ini 😦

 

Advertisements

15 thoughts on “Happy Birthday My Love!

  1. Ahhhh so sweet bgt,, mau donk dilamar kaya nana :). Walau kejutan yg nana mau berikan ke wonpa gagal tp tetep manis… Aku selalu suka sma pasangan ini =)

  2. Aaaaaa sweeet … Kok aku jadi suka ya ama couple ini ..

    Keren thor … Cepetan lagi ya share yg lain ..

  3. kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn bgzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz .
    buat cerita seris lagi dong plaseee…
    kalo bsa cerita anak sekolah gitu 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s