Believe Me. . . .

believe me

Title                 : Believe Me. . . . . .

Main Cast        : Choi Siwon, Im Nana

Support Cast   : Choi Rana,Nyonya Choi,Tuan Choi,Nyonya Im. etc

Length             : Oneshoot

Genre              : Married life, angst

Author            : Minoz Aiden 407

Twitter                        : @Farida08

Facebook         : http://facebook/FarMinHoo.com

Blog                : http://SiwonNanaWorld.wordpress.com

Rating             : General

Disclaimer       : jika mungkin ada kata-kata yang tidak sesuai,saya mohon maaf,mengingat bahwa saya hanya menuangkan imajinasi saya kedalam suatu cerita yang gk jelas bentuk wujudnya -_-`. Siwon and other cast milik yang punya ye?? Maaf kalo ceritanya kurang enak,kurang asin,atau kurang pedes. Kritik dan saran saya harapkan untuk memperbaiki karya agar lebih baik. Ookee capcuss… hope you like this guys 😀

 

 

Mommy!!!… Daddy eodiga???” teriak seorang gadis kecil berumur 6thn pada Mommy-nya

“ada di kamar sayang! Wae?? Kau baru pulang bermain bukan,sebaiknya bersihkan dulu badanmu” balas sang Mommy,dan sepertinya tidak di gubris oleh putrinya.

###

Ceklekk~

Daddy !!” gadis kecil itu berlari menghampiri Daddy-nya yang sedang mengerjakan tugas kantornya.

wae?? Kenapa kau teriak-teriak sayang?? Dan kenapa wajahmu murung seperti itu?? Katakan pada Daddy,apa yang kau butuhkan eum~??” balas sang Daddy dengan lembutnya.

“temanku tadi dibelikan sepasang kelinci oleh Daddy-nya,dan dia memamerkannya kepadaku,aku bersikap biasa saja saat dia memamerkan kelinci itu padaku,dan aku merasa senang karna kita memiliki teman baru, tapi setelah itu,dia tidak memperdulikanku,bahkan saat aku bertanya padanya dia tidak menjawab pertanyaanku,dia asik bermain dengan kelinci barunya,aku sangat kesal olehnya Daddy..” tutur sang anak dengan raut kesalnya,sang Daddy hanya tersenyum dan berhenti untuk melanjutkan pekerjaanya beralih mendengarkan keluhan gadis kecilnya itu.

“Choi Rana sayang,kenapa kau kesal dengannya? Seharusnya kau tidak meninggalkannya begitu saja saat dia mempunyai teman baru,itu akan memperlihatkan bahwa kau iri padanya,jika pertanyaanmu tidak dijawab olehnya,maklumi dia,karna dia memiliki sesuatu yang baru,dan itu mengalihkan semua perhatiannya pada kelinci itu,yakinlah suatu saat dia akan membutuhkanmu,dia akan kembali padamu,karna tanpa ada kau,dia tidak memiliki sesuatu yang baru dan cobalah bersikap sabar sayang,ayo dong gadis kecil Daddy… mana senyum manismu?? Sekarang Daddy tanya,kau mau apa??” tanya sang Daddy pada putrinya,dan di jawab gelengan kepala oleh putrinya.

“tidak Daddy,aku tidak jadi meminta sesuatu itu. Aku takut, jika aku memintanya, itu akan mengalihkan perhatianku pada sesuatu yang baru,dan akan mengacuhkan yang lama,itu menyakitkan” lanjut Choi Rana,dengan jelasnya.

“anak pintar,sini peluk Daddy” pintanya pada Rana.

“kau anak siapa sayang?”

“Choi Siwon!”

“kau putri siapa sayang?”

“Im Nana”. Balas Choi Rana dengan tegas dalam pelukan Daddy-nya. Choi Siwon

Mereka adalah keluarga kecil yang bisa dibilang kompak,sederhana.ya meskipun sebenarnya Choi Siwon adalah pewaris tunggal dari perusahaan Choi,sedangkan Im Nana adalah putri tunggal dari group yang memiliki saham besar di berbagai perusahaan terkenal-Seoul.

>*<

Seorang gadis berjalan tergesa-gesa dengan membawa tumpukan buku tebal khas seorang mahasiswi yang sedang menerima tugas dari dosen. Im Nana,mempercepat langkahnya menuju gerbang kampus saat seorang Ahjussi hendak menutup gerbang tersebut.

Ahjussi…. changkaman!!” Nana berhasil masuk kedalam,tanpa harus memohon seperti kemarin.

“nona,kenapa kau selalu seperti ini? Apakah bus kali ini datang terlambat? Atau nona sendiri yang kesiangan?” tanya satpam tersebut dengan akrabnya.

Ahjussi,ceritanya panjang. Aku masuk dulu oke.. bye~” balas Nana dengan tergesa-gesa.

“nona,nona.. kau tidak memakai fasilitasmu layaknya seorang putri kayangan,kau memang berbeda” gumam Ahjussi tersebut.

Ahjussi~” seorang pria tinggi memanggil Ahjussi tersebut. Ia menoleh karna sedari tadi Ahjussi itu masih menatap kekaguman seorang Im Nana.

wae?? Kau?? Kau juga terlambat?? Hehm.. kali ini aku tidak akan membukakannya untukmu,kau terlalu kesiangan anak muda,sebaiknya kau pulang saja.” Ketus Ahjussi tersebut

Ahjussi jebal,ini terakhir kalinya aku terlambat” mohon pria tersebut.

###

“maaf,aku terlambat” semua mata tertuju padanya,termasuk dosen yang berada dalam ruangan tersebut,hening~

“hey !! alasanmu sudah tidak mempan lagi untukku”

“maaf,tapi kali ini aku benar-benar minta maaf”

“Choi Siwon,benarkah itu namamu??”

nde~

“kau memang bermasalah”

nde??

“cepat cari tempat dudukmu,aku sudah tidak ingin berurusan denganmu” perintah dosen tersebut.

kamsahamnida~” balas Siwon membungku dan segera mencari tempat

“maaf,bolehkah saya duduk disini?”

nde? Oh.. silahkan”

“maaf,apakah kau wanita yang juga sempat terlambat tadi?”

“lebih baik kau diam,jika tidak mau dia melemparmu keluar” lirik gadis itu pada dosen yang sedang menjelaskan materi hari ini.

“oh.. namaku Choi Siwon” Siwon mengulurkan tangan pada gadis itu

“Im Nana” jawab gadis yang bernama Im Nana itu singkat tanpa membalas jabatan tangan Siwon.

“nama yang indah” guam siwon

oh?

“ah,tidak”

>Nana side

“yaa! Im Nana-ssi changkaman !” sial,kenapa pria itu memanggilku? Apakah tidak ada wanita lain selain aku? Oh God! Aku tidak ingin berurusan dengannya,dia pria yang berisik,dan menyebalkan. Kubalikkan tubuh ini untuk memastikan bahwa dia sudah berada tepat di belakangku.

wae? Adakah sesuatu yang ingin kau tanyakan lagi? Apakah kurang dengan sederetan pertanyaanmu tadi?” jawabku ketus

ani~,hanya ini” dia menyodorkan buku yang aku kenal

“oh?”

“kau meninggalkannya tadi saat kau buru-buru keluar”

changkaman!! Gomawo ..” aku buru-buru mendahulinya sebelum dia jauh,oh God.. ternyata dia tidak seburuk yang ku duga.

>Siwon side

changkaman!! Gomawo ..” dasar,wanita aneh. Jika ingin berterimakasih kenapa harus dengan cara ini? Apakah tidak ada cara lain?. Oh.. Choi Siwon ayolah, kau hanya berbuat sedikit untuknya. Tapi,jika di lihat-lihat dia tidak buruk dan dia tidak seperti gadis lain,yang akan salah tingkah atau bahkan menggoda jika di dekati oleh pria eehheeem~ tampan sepertiku. Hey.. Im Nana,who you are???.

Untitled;oih i

###

“Nana-ssi… apakah malam ini kau ada acara?” tanya Siwon

eeuumm.. aku perlu menyelesaikan tugasku,dan setelah itu aku akan mencari kesibukan lain,wae??” jawab Nana

eohh.. arraseo” balas Siwon malas

Tanpa mereka sadari kedekatan mereka sudah tidak diragukan lagi,mereka sudah mengetahui watak mereka masing-masing,terkadang juga keluarga mereka mengadakan pertemuan dan membicarakan soal bisnis,mereka memang menutupi bahwa mereka berasal dari keluarga terhormat,karna dengan itu mereka bisa bebas memilih teman,pergaulan dan lain sebagainya hanya untuk tidak membedakan bahwa kluarga terhormat mempunyai batas dimana pergaulan mereka layaknya seorang anak dari raja,Im Nana sudah terbiasa dengan watak Choi Siwon yang keras,jahil,menyebalkan,kanak-kanak,tapi di sisi lain jika Nana berada didekat Siwon merasa ada kehangatan,kelembutan,dan yang tak dapat ia hindarkan adalah tatapan lembut seorang Choi Siwon mampu mengalirkan darah Nana dengan sangat derasnya,begitupun juga dengan detak jantungya,Choi Siwon adalah satu-satunya pria yang selalu berada di dekat Nana,dan Nana selalu merasa nyaman jika didekatnya. Mereka seperti sepasang kekasih,ya mungkin itu hanya pemikiran seorang pria tampan yang selalu berada di dekat Nana,ia merasa bahwa jika berada di dekat Nana dunia sudah ada di genggamannya,tapi dunia itu sangat sulit untuk di huni,yah begitulah anggapan Choi Siwon. Sangat sulit memang meyakinkan seorang Im Nana untuk menjadi lebih dari seorang SAHABAT,Siwon selalu menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaanya,tapi di waktu yang tepat itu Im Nana menjadikannya lelucon yang sangat menggelikan,tak tahukah dia,bahwa Siwon harus memerlukan banyak keberanian hanya untuk mengutarakan kata-kata itu.

“ maukah kau menjadi putri yang hanya melihatku sebagai seorang pangreranmu? Maukah kau menjadi wanitaku? Maukah kau menghapus persahabatan di antara kita?” ujar Siwon

“bwahahahahah~ ige mwoya? Ya!! Siwon-ssi,kenapa kau serius sekali memamerkan kutipan naskah yang akan kau perankan minggu depan??”jawab Nana

yakk!! Im Nana,aku serius”geram Siwon

“ah.. kenapa kau harus serius paboya,santai,tenang,kau pasti bisa,fighting !!!” Nana meninggalkan Siwon sendiri di bangku taman,dimana mereka tadi sedang mengerjakan tugas bersama.

aaiisshh~ Im Nana paboya,cchh.. apakah kata-kataku tadi berlebihan,sehingga dia tidak mengerti maksudnya? Dan apa dia bilang,kutipan naskah untuk pertunjukan minggu depan??. Haaiisshh Im Nana,Neo!! Jeongmal paboya” geram Siwon sendiri.

Siwon-sii mianhae,aku tau kau barusan mengutarakan perasaanmu lagi,tapi aku takut untuk menjawab semua itu,aku takut setelah aku menerimamu,kau dengan entengnya membuangku,mempermainkanku,aku takut dengan semua itu,aku takut sakit yang pernah ku alami terulang kembali,kenapa kau mempertahankan perasaanmu,setelah beberapa kali aku menganggapnya hanya lelucon,tak bisakah kau buang jauh-jauh perasaan itu??… mianhae Siwon-ssi. Batin Nana di dalam bus yang ia tumpangi untuk pulang kerumah.

###

“aku pulang.. Eomma,neo eodiga??” teriak Nana menelusuri setiap ruang

“kau sudah pulang sayang,Eomma di sini sedang merapikan bunga”balas Ny.Im

Eomma..” peluk Nana manja setelah menemukan wanita paruh baya tersebut

“kenapa sayang? Kemana Siwon? Biasanya dia akan masuk kerumah dan menemui Eomma sebelum ia pulang? Apakah kau bertengkar dengannya??”tanya Ny.Im kepada putrinya

aniyo Eomma,geunyang…..” kalimat Nana terputus saat memorinya mengulang ucapan yang ia dengar dari Siwon.

ahh aniyo Eomma,aku tadi pulang sendiri,mungkin dia sedang mengerjakan tugasnya jadi aku tidak tega untuk menyuruhnya mengantarku” lanjut Nana

oowwhh.. ya sudah,Eomma akan menyiapkan air hangat untukmu”balas Ny.Im meninggalkan Nana

>Nana side

Eomma,apakah aku mencintainya? Apakah aku ingin selalu bersamanya? Apakah aku merindukannya? Apakah aku menginginkannya? Choi Siwon,aku juga mencintaimu,berharap wanita yang selalu kau lihat itu hanya aku,berharap wanita yang selalu kau rindukan itu adalah aku,maafkan aku karna tak berani untuk mencoba menganggapmu lebih dari seorang sahabat,aku sangat takut kejadian menyakitkan itu terulang kembali.

 

A few years ago

oppa.. kenapa kau minggu-minggu ini tak ada kabar?? Kenapa kau tak menghubungiku?? Temanku bilang,dia pernah melihatmu keluar dari bioskop bersama wanita lain??” tanya seorang gadis kepada laki-laki yang kini di hadapannya

“Nana-ya,mianhae.. Oppa sering menyakitimu,sering membohongimu,bahkan ketika aku selingkuh,dengan mudahnya kau memaafkanku,kenapa kau mencintaiku lebih? Sedangkan aku selalu menyakiti perasaanmu” jawab lelaki itu pada Nana-kekasihnya

“Kim Young Joo Oppa,kau adalah priaku,kau adalah laki-laki yang membuatku semangat hanya dengan mendengar suaramu,aku takut kehilanganmu,aku takut kau pergi,jadi aku merelakan kau bersama wanita lain,tapi kumohon jangan tinggalkan aku,kau boleh berselingkuh di belakangku,kau boleh selalu menyakiti perasaanku,tapi setelah itu kumohon,lakukan aku dengan baik layaknya selingkuhanmu,peluklah aku layaknya simpananmu Oppa” tubuh Nana bergetar menahan isakan yang ia tahan,mencoba sekuat mungkin untuk mencoba bertahan dalam rapuhnya saat ini

“Nana-ya jeongmal mianhae,Oppa tak sanggup jika harus selalu menyakitimu,kau boleh pergi mencari pria yang lebih baik dari aku,dan orang tuamu bahkan tak merestui kita..”

Oppa.. paliwa !!” teriak seorang gadis di dalam mobil Young Joo

ohh?? Oppa.. benarkah kau akan meninggalkanku? Apakah ini semua sudah kau rencanakan? Oppa,katakan padaku bahwa kau akan tetap bersamaku.. jebbal katakan padaku setelah ini kau akan selalu bersamaku..”isak Nana

mianhae Nana-ya”jawab Young Joo,kemudian meninggalkan Nana sendiri di taman kota.

Oppa…. dorawa~ jebbal

3tahun Nana dan Young Joo menjadi sepasang kekasih,dan 3tahun pula Nana selalu tersakiti oleh perbuatan Young Joo,dia yang berselingkuh,dia yang sering berbohong,dia yang selalu mencari-cari alasan untuk membatalkan pertemuan dengan Nana,namun Nana memang sudah dibutakan dengan cinta,ia rela tersakiti,ia rela kekasihnya bahagia,Nana memang bodoh, mencintai pria yang selalu menyakitinya,mungkin baginya Young Joo adalah oksigennya,tapi bagi pria itu,Nana hanyalah gadis polos yang dengan mudahnya untuk dipermainkan,dan dimanfaatkan untuk membelikan benda-benda limit dan lain sebagainya. Nana memang tak menyadari hal tersebut,asalkan dia merasa bahagia jika dekat dengan pria itu,apapun yang pria itu minta akan Nana turuti. Orang tua Nana memang melarang keras hubunganya dengan Young Joo,tetapi semakin mereka melarang,Nana akan semakin mempertahankannya,dengan latar belakang Young Joo yang tidak jelas membuat Ny.Im sering kali geram jika Young Joo mengantar Nana pulang,dengan hanya melihat sorot mata seseorang, Ny.Im mengetahui watak dari si pemilik mata tersebut. Dan pada akhirnya Nana yang tersakiti akan trauma terhadap laki-laki yang mencoba mendekatinya,Nana sebisa mungkin untuk memberi jarak kepada laki-laki,menutupi latar belakang kelurganya,aneh memang seorang Im Nana tidak mempunyai teman laki-lakinmengingat parasnya yang cantik,anggun,baik,dan lainnya,mungkin jika ada juga itu masih kanak-kanak. Nana memang pandai bersosialisasi dengan yang lain,tapi sangat sulit melihat Nana berjalan dengan seorang pria,setelah hubunganya berakhir dengan Young Joo,Nana menyadari bahwa ia hanya dipermainkan,dan di manfaatkan.

###

“Nana-ya,Siwon mencarimu” Ny. Im menyadarkan Nana dalam memori menyedihkan yang terputar oleh otaknya,menyakitkan memang.

Omo!!..”jawab Nana kaget

Eomma menyuruhnya untuk ke taman belakang,temuilah dia sayang..”Ny. Im tersenyum dan meninggalkannya

“tapi,Eomma.. aku harus mandi,dan bukankah kau sudak membuatkan air hangat untukku.. tidak bisakah kau mengusirnya??”balas Nana dengan cepat,sebelum Ny.Im jauh

“nanti Eomma akan memanaskanya lagi untukmu.. cepat sana,temui dia”Ny.Im tersenyum.

>taman belakang

“Siwon-ssi,wae?? Apakah bukuku tertinggal lagi..”tanya Im Nana setelah berada di taman belakang,dan berusaha sebisa mungkin untuk tenang

“Nana-ya..”potong Siwon

Jebbal Siwon-ssi,jangan katakan lagi,jangan ulangi kalimat itu lagi.batin Nana

“Nana-ya mianhae.. maafkan aku yang lancang menyukimu lebih dari shabat dan mencintaimu lebih dari diriku sendiri…”

Deg

Nana mematung mendengar kalima tersebut,ia hanya dapat meremas mini dress berlengan panjang yang ia kenakan.

“maafkan aku yang mencintaimu,jadilah wanitaku,jadikanlah aku pria yang hanya kau lihat,jadikanlah aku pria yang selalu kau rindu,Nana-ya aku berjanji tidak akan menjadi pria yang pernah menyakitimu,parcayalah,bahwa aku tidak seperti laki-laki yang dulu pernah kau cintai”jelas Siwon dengan sorot mata meyakinkan

Tuhan.. dia mengatakan apa yang tidak ingin kudengar,bantu aku untuk tidak menjatuhkan buliran air mata ini,bantu aku untuk mencari alasan untuk menolaknya.batin Nana

“Siwon-ssi” balas Nana dengan nada serak,menahan tangis.

“Nana-ya..”lanjut Siwon

“Siwon-ssi mianhae..”Nana pergi begitu saja meninggalkan Siwon,sebelum tangan kekar itu menahanya untuk tetap diposisi itu

“Nana-ya,lihat aku.. apa yang membuatmu ragu untuk tetatap bersamaku??” Nana mengerjapkan matanya,berharap butiran bening itu tidak lolos,setelah mendengar pertanyaan Siwon.

“Siwon-ssi mianhae”lanjut Nana meninggalkan Siwon dengan tetesan air mata yang menyakitkan

“Nana-ya..” Siwon membalikkan tubuh Nana

jjjj

>Nana side

“Nana-ya..” teriaknya dan membalikkan tubuhku menghadpnya,ku tatap mata teduh itu,mencoba mencari kebohongan di dalamnya,tapi aku tidak menemukannya,tangan kanannya menarik pinggangku,dan tangan kirinya memegang sikuku,dengan sekejap dia telah menghilangkan bekas yang pernah tertinggal di bibrku,oleh perbuatan Young Joo. Ku coba memberanikan diri,memejamkan mata,meraskan perbedaan dengan dulu yang pernah menyentuh bibir ini,sangat berbeda,Siwon memperlakukannya dengan lembut,Siwon,satu-satunya pria yang tidak bisa aku hindari,dan yang tak ingin aku hindari,aku sangat mempercayainya,dan aku yakin dia bukanlah pria seperti yang aku pikir kebanyakan.

“Nana-ya.. mianhae…”ku buka perlahan mataku memberanikan diri untuk menatapnya,dengan reflek kepala ini mengangguk,dan detik itu juga dia kembali bermain dengan bibirku,melumatnya perlahan,mencoba menyalurkan kebahagiaan itu,ku remas kemeja yang ia kenakan. Tuhan,yakinkan aku untuk selalu mempercayainya,yakinkan aku bahwa dialah pria yang sebenarnya Kau jodohkan untukku.

>*<

Mommy.. bisakah kau cepat sedikit?? Kenapa lama sekali!!!” teriak gadis kecil itu dalam mobil

“iya sayang… sebentar”balas Mommy-nya

“sayang,apakah perlu bantuan?? Sepertinya bawaanmu berat dan banyak, Rana sudah tidak sabar untuk segera pergi” lanjut Siwon dari dalam mobilnya

kajja.. kita berangkat..” balas Nana,dan diblas senyum oleh suaminya.

kajja kita berangkat.. Rana.. apakah kau siap???”

“siap Daddy.. kajja” sorak Rana bersemangat

Sepanjang perjalanan hanya diisi oleh celotehan Rana,yang membuat kedua orang tuanya terkekeh geli,ya begitulah Rana gadis kecil yang yang gemar berwisata, cerewet,menggemaskan,cerdas,dan tentunya cantik seperti Eommanya.

Daddy.. apakah perjalananya masih lama? Kenapa lama sekali? Apakah Daddy mengurangi kecepatan Gabriel?”tanya Rana gusar

“sayang,kenapa harus buru-buru? Toh tempat yang akan kita kunjungi tidak akan lari kemana-mana kan?”balas Siwon sambil tersenyum

“aaiisshh.. Mommy.. mungkin jika Mommy yang menyuruh Daddy untuk menambah kecepatan Gabriel,pastia ia akan menurutinya.. ayolah Mommy…..”rengek Rana pada Nana

“sayang,sebentar lagi kita akan sampai,sabarlah sebentar.. ok” balas Nana mengelus rambut Rana

aaiisshh >.<

Seoul Museum Art

cchhaa.. kita sudah sampai,kajja turun”ucap Siwon semangat

kajja Rana kita keluar”ajak Nana pada putrinya,yang ternyata sedang murung

“Rana sayang.. kenapa?? Apakah kau marah pada Daddy??”tanya Nana,dan dibalas anggukan kecil Rana

“oke,momy akan menghukumnya untukmu”

“jinjja??”

“nde~”

“Rana-ya kemari,ayo kita ambil gambar disini”ajak Siwon mendahului Rana dan Nana

shirro!! Daddy saja sendiri”ketus Rana

mwo?? Ayolah”balas Siwon

“sepertinya dia sedang kesal terhadapmu”

wae?? Apakah aku membuat kesalah besar terhadap putriku?”tanya Siwon tidak mengerti

“tanyakan saja padanya”senyum Nana

“kau!! Kenapa tidak memberi tahuku eohh?” kesal Siwon

“aku juga baru mengetahuinya,jika aku tahu sejak tadi bahwa ia sedang kesal terhadapmu,pasti akan ku rayu untuk memaafkanmu,tapi sekarang.. dia sudah tidak ada mood yang baik untuk hari ini..”bentak Nana kesal

yakk!! Mommy-Daddy!! Kenapa kalian ribut disini? Siapa yang akan mengambil gambar??”tanya Rana kesal melihat kedua orang tuanya ribut hal sepele

“baiklah,Mommy akan memfoto kalian,Mommy sudah tidak bisa senyum untuk hari ini”kesal Nana dan mengambil sebuah camera di dalam tasnya

see.. Mommy-mu sekarang yang merajuk.. kajja Rana” Siwon menggandeng putrinya dan membelakangi gedung Museum Seoul Art,untuk diambil gambar oleh Nana

“Rana…. apakah kau juga sedang tidak ingin tersenyum?? Ayolah putri kecil Mommy..”ajak Nana

“cepatlah Mommy,Daddy sudah mengering giginya jika Mommy tidak segera memfoto kami..”balas Rana dengan entengnya

ok..ok arraseo.. ah changkaman,apakah Rana tidak ingin di gendong oleh Daddy-mu?”tanya Nana lagi

eeohh.. kau mau digendong Daddy, sayang??”tanya Siwon pada putrinya

shirro!! Oh ayolah..”balas Rana kesal

“oohh God! Kenapa dua bidadariku sangat sulit untuk di ajak kompromi”gumam Siwon

“arraseo.. arraseo.. one… two.. three”

keponakan and paman^^

okke.. eoh?? Yeobo.. kau tidak melihat kameraku? Kau sedang melihat ke arah apa??”tanya Nana setelah melihat hasil gmabarnya

eohh jinjja,ani~ aku hanya sedang melihat keluarga kecil itu yang lewat sedang memakan es krim bersama,oh? Hanboman,kita ambil gambar sekali lagi”pinta Siwon melirik Rana

Dady.. shirrro,aku tidak akan mengulangnya lagi,aku ingin minum dan makan,aku sudah lapar.. kajja”balas Rana mendahului Mommy dan Daddynya. Mereka berdua hanya menggelang pasrah melihat tingkah putri mereka yang gampang sekali merajuk,sama seperti Nana

“kita makan…!!”ujar Nana bersemangat, menaik-turunkan alis kepada dua malaikatnya

“Rana sayang.. ini minummu”Siwon menyodorkan segelas capucino dingin kepada Rana

“dan ini minumanmu sayang”Siwon menyodorkan melon jus kepada Nana sembari mengkerlingkan mata

tsk.. gomawo

“Nana-ya.. ambil kameramu,Rana minum capucinomu dan lihat kamera itu”pinta Siwon

“baiklah..”balas Rana ringan

Cekrek~

keponakan and paman2

eeuumm.. sepertinya ini lebih baik”puji Nana mengarah mereka

“coba lihat”pinta Siwon mengambil kamera dari Nana

“wahh.. Rana-ya kau memang pandai berekspresi.. lihat,neomu kyeo~” puji Siwon mencium kening putrinya

“setidaknya aku adalah anakmu Daddy..”lirik Rana pada Siwon malas

omo!!.. apakah Mommy disini adalah benda mati??” kesal Nana merasa tak dianggap

ahahahahahaha…..”tawa mereka memenuhi ruang

###

“hhuuufffttt aku sangat lelah”keluh Siwon pada Nana yang duduk di sofa kamr mereka.

“apakah Rana tidur dengan baik??”tanya Nana,karna dalam perjalanan pulang Rana tertidur,dan setelah sampai dirumah,Siwon membopongnya kedalam kamar Rana.

eeuumm..”Siwon menghampiri Nana yang sibuk melihat foto-foto mereka di Museum tadi

“wae??”tanya Nana pada Siwon yang menadahkan kepalanya pada paha Nana

“apakah kau sangat lelah,bersihkanlah dulu ba..”

“tetaplah seperti ini,aku tidak ingin mandi,tetaplah dalam possisimu”potong Siwon cepat sembari memejamkan mata. Siwon meletakkan kepalanya di paha Nana,dengan manjanya. Nana meletakkan foto-fotonya di meja tepat disamping sofa,mengelus lembut kepala suaminya,jemarinya menelusuri setiap ukiran sempurna di wajah Siwon,mengelus lembut pundak suaminya,mengecup keningnya. Tuhan.. ijinkan malaikatku selalu berada disampingku,ijinkan mereka tetap bersamaku,biarkanlah kami hidup dalam berkah dan rahmatMu Tuhan. Batin Nana

“tidurlah sayang,aku akan tetap berada dalam posisi seperti ini,aku tidak akan pergi selagi kau masih mempertahankanku”bisik Nana

“aku tidak akan membiarkan bidadariku meninggalkanku,aku akan menjaga kalian,melindungi kalian,dan aku hanya perlu kalian berada di dekatku,mendukungku,percaya padaku,dan memberi semangat untukku,itulah yang perlu kalian lakukan untukku”balas Siwon dalam terpejamnya mata. Nana hanya tersenyum mendengar tuturan setiap kata yang dilontarkan suaminya.

###

Mommy.. apakah Daddy sudah berangkat kekantor??”tanya Rana yang baru keluar dari kamarnya

“iya sayang,kenapa?? Sini kau sarapan terlebih dahulu,setelah itu kau boleh bermain”balas Nana kepada putrinya

“baiklah… oh ya Mommy,bolehkah aku ke kantor Daddy? Liburan selama setengah bulan membuatku ingin jalan-jalan”pinta Rana

eeuumm.. bagaimana jika nanti siang kita kesana? Dan membawakan makanan untuknya.. euum??”usul Nana,yang dibalas anggukan semangat putrinya

Workroom

“Sora-ssi,apakah ada rapat siang ini”tanya seorang direktur kepada sekertarisnya

“tidak ada,hanya ada jamuan makan bersama para infestor di lantai bawah sajangnim”balas Sora kepada atasannya.

“kalau begitu saya permisi sajangnim”lanjut Sora

changkaman.. bisakah kau bawakanku coklat panas”pinta direkturnya

algaseumnida.. sajangnim

A few minute leter

“ini sajangnim..”Sora menaruh coklat panas di meja sang direktur

nde~”ia meminum perlahan coklat panasnya,sembari menelusuri berkas-berkas yang ada di tangan kirinya

owh,mian Sora-ssi Kau boleh keluar..”pinta sang direktur, yang dibalas tawa kecil oleh sekertarisnya

“ada apa Sora-ssi?”tanya direktur itu penasaran

“maaf,ada sisa coklat di situ anda sajangnim”balas sekertaris itu menunjuk kearah bibir sang direktur

ohh? Sebelah mana? Sebelah sini?”tanya direktur kepada sekretaris,tetapi sekertasinya hanya tersenyum melihat direkturnya mencari-cari letak sisa coklat di bibirnya

mianhamnida sajangnim”Sora menyodorkan tissue kepada direktur dan mencoba membersihkannya

ohh.. maaf biar aku sen..” ucapan direktur itu terputus kala melihat wanita yang ia cintai bersma anaknya,buru-buru direktur itu berdiri dan mencoba mendekati istrinya

“Siwon-ssi,ige mwoya..??”tanya istrinya

“Nana-ya,ini .. ini tidak seperti yang kau fikirkan,aku akan menjelaskannya”potong Siwon,lalu mendekati Nana yang menahan buliran air bening yang akan jatuh memasahi pipinya

mianhamnida Nyonya,saya tidak bermak…”

“cukup… mungkin kau lapar,jadi aku membuatkan makan siang untukmu.. kajja Rana”Nana menyodorkan sekotak makanan kepada Siwon dengan kasar,dan pergi meninggalkan kantor suaminya

“Nana-ya,kau salah paham sayang”Siwon mencoba mengejar Nana,yang berlari menggendong Rana

aaaarrrggghhh..”kesal Siwon,karna Nana sudah memasuki lift.

Mommy.. kau kenapa menangis?? Dan siapa wanita tadi yang bersama Daddy??”Nana tak menjawab pertanyaan Rana,ia malah terus terisak mengingat kejadian yang beberapa menit yang lalu berlangsung

>Nana side

Siwon-ssi,apa yang kau lakukan barusan? Apa yang kau lakukan terhadapku? Apa yang membuatmu untuk menyakiti perasaanku? Kau tau? Rana tadi juga melihatnya,melihat Daddy-nya bermesraan bersama wanita lain,kau berjanji untuk tidak menyakiti perasaanku,kau berjanji untuk tidak seperti laki-laki yang juga pernah menyakitiku,memang benar,semua laki-laki itu sama saja,selalu menyakiti perasaan wanita,mengajaknya terbang,setelah merasakan kenikmatan,dengan mudahnya ia jatuhkan. Bersama denganmu,kucoba mempercayaimu,mempercayai keyakinan,kesungguhan,mempercayai bahwa kau berbeda dengan pria lain,tapi sekarang kau menunjukkannya kepadaku,bahwa seorang pria memang tidak puas dengan apa yang dimilikinya,Appa meninggalkan aku dan Eomma hanya untuk wanita lain,bahkan dia tidak mau bertanggung jawab pada perusahaan,yang ternyata mempunyai banyak hutang oleh tingkahnya,dia hanya akan datang jika ia membutuhkan sesuatu,dan dengan relanya Eomma memberikan apa yang ia minta,dan pada akhir hayatnya,wanita yang pergi bersama Appa tidak terlihat sama sekali,dan Appa hanya meninggalkan sebuah surat ucapan terimakasih,karna telah memenuhi keinginannya. Apakah nanti akhir ceritaku seperti itu,seperti Eomma yang harus berjuang sendiri,ya mungikin ada rekan bisnisnya yang rela membantu menegakkan kembali perusahaan,Eomma sanggup melakukakn itu,sedangkan aku? Aku hanya seorang wanita yang hanya mencintai anak dan suaminya,bagaikan bunga yang akan tumbuh segar apabila dirawat,dan akan layu,bahkan mati bila dicampakkan. Aku tak sekuat Eomma,aku tak sesabar Eomma,tapi kenapa kau lakukan ini padaku Choi Siwon??.

###

“Sora-ssi,apa yang harus kulakukan untuk meyakinkannya”tanya Siwon gelisah

mianhamnida sajangnim,tadi aku benar-benar tidak bermaksud menggodamu atau menarik perhatianmu,aku benar-benar minta maaf,aku akan membantu untuk meyakinkan Nyonya,bahwa ia hanya salah paham”jelas Sora

“terimakasih Sora-ssi,aku akan menyusul Nana”balas Siwon meninggalkan ruang kerjanya setelah sedari tadi memandangi foto mereka saat berlibur di museum kemarin, bingung,apa yang harus ia lakukan jika Nana sudah bersikap salah paham terhadapnya.

Nana-ya,kumohon nanti tolong dengarkan penjelasanku,dengarkan apa yang sebenarnya terjadi. Batin Siwon didalam mobil yang ia kendarai,membelah kota seoul yang tidak pernah sepi oleh keramaian orang berlalu-lalang. Dengan kecepatan tinggi Siwon mengendarai mobilnya,berharap dengan kecepatan itu ia dapat segera bertemu dengan Nana dan menjelaskan semuanya.

###

“Rana-ya,maukah kau menginap dirumah Halmoni??”tanya Nana pada putrinya,ya Nana ingin sendiri,Nana ingin tak ada seorangpun yang ingin mengaggunya,ia ingin pergi dari rumah ini,rumah dimana kebahagian,kesedihan keluarga kecil ini tumbuh. Im Nana ingin tidak menemui suaminya,ia sudah sangat terpukul oleh kejadian tadi.

“memang kenapa dengan rumah ini Mommy?? Apakah Mommy akan ikut bersamaku?? Apakah Daddy juga akan ikut??”tanya Rana untuk memastikan

“yang pasti Mommy tidak ikut bersamamu,Rana tinggal dirumah Halmoni ya,Mommy sedang sibuk minggu-minggu ini,jadi Mommy akan sulit untuk mengawasimu”jelas Nana

nde~ Momy,tapi kenapa Daddy belum pulang yah?? Apakah ada rapat hari ini??”tanya Rana

>Nana side

nde~Mommy,tapi kenapa Daddy belum pulang ya?? Apakah ada rapat hari ini??” air mata ini kembali menetes,Rana bingung melihatku menangis seperti ini,memang aku tak pernah menangis seperti ini sebelumnya,dan jika aku menangis,mungkin hanya karna terharu,bahagia,dan mungkin menonton film,Rana memelukku erat,sangat erat.

Mommy,uljima… Rana takut jika Mommy menengis seperti ini?? Rana akan mengadu kepada Daddy,bahwa Mommy terus menangis ,Rana sayang Mommy,Rana berjanji tidak akan meninggalkan Mommy sendiri”Rana menyudahi pelukannya,dan menghapus air mataku oleh kedua tangan mungilnya.

“jangan berjanji seperti itu sayang,jika kau tidak bisa menepatinya itu akan menyakiti perasaan orang yang kau buat janji.. sini,peluk Mommy lagi.. I Love You,my angel”kukecup puncak kepalanya,matanya,hidungnya,dan bibir mungilnya.

i love you too Mommy”balasnya.

>Siwon side

Ku hirup udara malam sebanyak mungkin,mencoba menenagkan diri sebelum kubuka pintu rumah ini.

“Rana-ya.. Daddy pulang”tidak ada balasan suara,kucoba menaiki anak tangga menuju sebuah ruangan,dimana aku dan Nana sering menghabiskan waktu bersama. Kuputar knop pintu perlahan,pandanganku tertuju pada dua bidadariku yang tertidur pulas dengan selimut yang menutupinya,kuhampiri mereka perlahan hanya sekedar membenarkan selimut.

“Nana-ya,mianhae,mungkin kau banyak menangis,sehingga kini matamu sembab.. kau salah paham sayang,besok setelah kau bangun tidur,aku akan menjelaskan semuanya kepadamu”ku kecup bibirnya ringan,takut ia akan terbangun dari mimpinya

“Rana sayang,terimakasih karna kau sudah menemani Mommy-mu”ku kecup kepala bidadari kecil ini

“selamat tidur bidadariku,semoga mimpi indah”pamitku kepada dua bidadariku,aku akan tidur di kamar Rana,karna sudah tidak ada tempat lagi untukku di ranjang itu.

Kurebahkan tubuh ini menghirup udara,dan membuangnya kasar…

###

Kukerjapkan mata ini,mencoba menyesuaikan dengan terpaan sinar mentari pagi yang masuk ke retinaku.

eoh? Sudah pagi,kenapa aku berada di kamar Rana??”aku mencoba mengingat-ingat.. dan tap. “Nana” aku segera membuka pintu,dan menuju kamar yang berada tepat disebalah kamar ini. Kosong.

“Nana-ya.. Rana-ya”teriakku

“eoh??”aku melihat selambar surat di nakas

Selamat pagi sayang,

Apakah tidurmu nyenyak??

Mungkin kau bingung,aku dan Rana tidak ada.. tenang saja,Rana sudah aku titipkan kepada Eomoni,dan Abeoji.

Mungkin kau agak sedikit nyaman karna aku tidak mengaggumu lagi dengannya,dan aku sudah menyiapkan waflle dan susu untukmu.

“Menitipkan Rana?? Itu berarti Nana…”kuremas kertas ini,aku kembali kekamar Rana dan mengambil kunci mobilku.

###

Eomma.. dimana Rana??”tanya Siwon yang baru masuk rumah megah itu

“ada apa dengan kalian?? Kenapa dengan Nana yang tiba-tiba menitipkan Rana disini??”tanya Ny. Choi kepada putranya

Eomma,aku ada sedikit masalah”Siwon duduk disofa,sambil memegang kepalanya frustasi

Daddy..!!!!”teriak Rana dan berhambur kepelukan Siwon

“Rana sayang,apakah kau tau Mommy pergi kemana??”tanya Siwon kepada putrinya

“Siwon-a,kenapa kau menyakiti perasaan istrimu??” tanya Tn. Choi yang baru datang dari arah belakang

Appa.. dia salah paham,sekertarisku hanya mengambilkan tissue untukku,dan berusaha mengelap sisa minuman,tapi itu tidak terjadi, karna aku menolak dan mencoba membersihkan sendiri,dan setelah itu tiba-tiba Nana melihatku bersama sekertarisku,mungkin dia berfikir bahwa aku…. aaarrghhh!!!! bantu aku untuk meyakinkan Nana lagi Tuhan”Siwon benar-benar frustasi atas sifat Nana yang kali ini membuatnya seperti orang gila.

“apakah kau sudah kerumah orang tuanya?? Mungkin dia ada disana.”tanaya Ny.Choi

Appa percaya padamu Siwon-a,teruslah berdo’a dan berusaha membawa kembali wanitamu”lanjut Tn.Choi

nde~ Appa,pasti! Aku akan membawa kembali wanitaku”Siwon bangkin dari sofa dan bergegas kerumah Ny.Im,mungkin Nana berada disana.

“Im Nana,aku yakin wanita iku akan mempercayai Siwon setelah mendengarkan penjelasannya”gumam Ny.Choi

“akupun berharap seperti itu,uri Siwon tidak akan mempermainkan perasaan wanita yang benar-benar ia cintai”lanjut Tn.Choi

Halmoni,ayo kita bermain lagi”ajak Rana bersemangat

kajja,kita bermain”Ny.Choi menggandeng cucunya menuju taman belakang rumah

>Nana side

Aku berjalan dalam keramaian orang,mengikuti arah kakiku melangkah,aku tak tau tujuan,kakiku berhenti tapat di taman kota,ku hirup udara malam yang dingin,kupejamkan mata,entah mengapa air mata ini menetes tanpa pamit olehku,kembali teringat oleh pria yang memakai tuxedo putih,berjalan menggandengku,mata teduhnya,ukiran sempurna wajahnya,bahkan jiwanya saat itu adalah milikku,hanya milik Im Nana.

io7yjo828kmusj

“Ny. Choi Nana”aku merasa ada seorang wanita memanggilku,kubuka mata ini. Oh God! Bukankah dia Sora??

“mau apa kau? Cchh.. apakah kau kemari untuk bersenag-senang dengan suamiku,ani,Choi Siwon? Apakah kau akan memamerkan kemesaraan itu lagi,padaku?”tanyaku memastikan

“anio,geunyang..”

“biarkan aku sendiri. Kumohon pergilah,aku tidak ingin di ganggu oleh siapapun”kupotong ucapanya,aku takut dia akan mengatakan kata-kata yang akan menyakiti perasaanku lagi

“Nyonya,kumohon juga dengarkan aku,aku tidak bermaksud menggoda suami anda atau bahkan mencari perhatiannya,aku tidak sengaja bertemu dengan anda disini dan mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk menjelaskan semuanya,aku mohon nyonya percayalah,suami anda orang baik,dia adalah orang yang sangat menghormati wanita,ia tau bagaimana memperlakukan wanita dengan sopan..”jelasnya

“aku tau itu..”jawabku

sajangnim tidak kekantor hari ini,bahkan ada rapat dadakan dia menyuruhku untuk mewakilkannya,dia mengatakan padaku untuk mencarimu nyonya,sudah seharian ia tidak menemukanmu nyonya,ini,mungkin dengan ini anda kembali mempercayai suami anda,saya permisi”pamitnya,ia menyodorkan benda kecil hitam yang kuyakini itu adalah memory card,kenapa di memberiku ini? Apakah ini adalah filmnya bersama Siwon?? Siwon-ssi,kenapa kau ingin menjelaskannya padaku,sedangkan ini semua sudah jelas,berhentilah untuk seolah-olah peduli terhadapku.

>Siwon side

“Nana? Dia tidak kesini,apakah kalian ada masalah?”jawab Eomoni padaku.

“Nana-ya sebenarnya kau kemana?”

Tak hentinya aku menelusuri jalanan kota Seoul yang ramai,dengan udara dingin yang menusukku,kaca mobilku kubuka untuk tidak menghalangi pengelihatanku. “Nana” gumamku setelah melihat wanita dengan perawakan sama seperti istriku-Im Nana. Kuhentikan mobil ini di pinggir jalan,agar tidak mengganggu lalu lintas yang ramai. Benar dia Im Nana,istriku.

“Im Nana!!!”teriakku disebrang jalan,dia menoleh ke arahku.

Oppa..!!”teriaknya,dia berlari ke arahku,sebelum ada mobil yang..

“Nana-ya!!!!” kurengkuh wanita ini dalam pelukanku

Oppa mianhae..”ia menangis menahan sakit dalam pelukanku,dengan darah yang mengubah warna pakaiannya. Mobil sialan!!

###

554336_313659888709296_119691143_n

“Nana-ya,kumohon sadarlah sayang.. ini semua memang salahku,aku bersedia kau hukum asalkan kau buka matamu,aku merindukanmu sayang,apakah kau tidak kasihan melihat Rana yang sedari tadi terus menangisimu? Eomoni,Abeoji,semua menunggumu sadar sayang”Siwon menahan tangis melihat kondisi Nana yang belum sadar

“Siwon-a,percayalah Nana akan sadar dan segera sembuh”ujar Ny.Im juga terisak

Mommy,Rana minta maaf karna tidak bisa melindungi momy,maafkan Rana yang nakal,jika Mommy sadar,Rana berjanji tidak akan nakal lagi,Rana berjanji Mommy”Rana,ia menangis melihat Mommy-nya tertidur dengan balutan perban di lengan kiri,dan balutan perban di bagian keningnya.

Semua keluarga Choi dan Im berkumpul dalam satu ruang,dimana Nana dirawat,suasana tenang,berharap menyelimuti ruangan yang serba putih itu.

Mommy!!”teriak Rana melihat gerakan jemari dari Mommy-nya

“kenapa sayang?”tanya Ny.Im

Mommy,Mommy tadi menggerakkan jemarinya”jelas Rana

“Nana-ya”panggil Siwon yang masih tetap menggenggam tangan istrinya.

Tn. Choi segera memanggil dokter yang menangani Nana,hanya menunggu beberapa menit dokter itu sudah tiba,dan menyuruh keluarga Choi dan Im untuk keluar sebentar.

“Tuhan,selamatkan anakku”isak Ny. Im ,dan kemudian di peluk oleh besannya-Ny. Choi

“kita berdo’a saja, semoga tidak terjadi apa-apa”balas Ny. Choi

Siwon yang menggendong Rana,langsung menuju dokter yang baru meriksa Nana itu keluar dari ruangan.

“bagaimana dokter keadaan istri saya?”tanya Siwon panik

“tenang Tuan,istri anda sudah siuman dan kunjung membaik”jelas dokter itu,membuat keluarga itu bernapas lega

“bolehkah kami masuk??”pinta Siwon

oh,silahkan. Kalau begitu saya permisi”pamit dokter itu ramah

kamsahamnida~”ujar Siwon yang diikuti keluarganya.

>Nana side

Kenapa aku berada diruag ini? Dan ini? Aauuhh.. apa yang terjadi padaku? Kulihat dokter tadi meriksaku dan setelah itu keluar,aku meningat-ingat kejadian yang terputar oleh memoriku dimana saat itu aku melihat rekaman cctv yang diberikan Sora padaku,benar aku hanya salah paham,Siwon dan Sora tidak melakukan hal-hal yang pernah aku pikir sebelumnya,dan setelah itu.. “aarghh” kepalaku sedikit pusing saat mobil itu menabrak tubuhku. “bolehkah kami masuk??”. Aku mengenali suara itu,ya suara itu,suara suamiku. Tidak lama kemudian pintu itu terbuka menampakkan seorang pria yang sangat aku rindukan,bahkan aku ingin berhambur dalam pelukannya,memeluk pria itu sepuas-puasnya dan meminta maaf karna keslahpahamanku yang berlebihan.

“Nana-ya”ia mendekat dan mengecup keningku yang terbalut perban

Oppa,mianhae”aku terisak mengingat salahku padanya

sssttt.. gwaenchana sayang”balasnya dengan lembut

Mommy…”gadis kecilku,dia menangis melihatku.. dia sangat manis

“sayang.. kemarilah,peluk Mommy”pintaku.

Disaat semua orang meninggalkanmu dan tidak mempercayaimu.Yakinlah, yakinlah bahwa aku akan datang memelukmu,dan menjadi satu-satunya orang yang akan mempercayaimu.

>END<

Advertisements

23 thoughts on “Believe Me. . . .

  1. suka deh sama siwon oppa yg bener2 cinta dan sayang bgt sama nana dan anaknya rana,,,, keluarga yg manis,, walau sempet ada konflik dikit
    bagus ffnya aku suka bgt sama ff keluarga yg harmonis konfliknya juga ringan
    ditunggu ff yg lainnya 🙂

  2. keren lah eonni .
    hmmm nana sih gak minta penjelasan siwon oppa dulu ! 😀 .
    tapi aku suka , kebawa suasana bgt lah 🙂 pas bayagin nana pergi sama nginget masa lalu nya jadi ikut nangis deh 😥 🙂 .

    buat ff yang Chaptered lagi dong eonni please…

  3. wawwwwww…………….keren crita’a ^^
    nana’a gx mau dnger pnjelsan’a siwon dulu sich,,,,
    bagus bgus bgus …….ditunggu kisah cinta NaWon selanjutnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s